MAMUJU — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mamuju, Letkol Laut (P) Gigih Aptya Anggara, mengukuhkan sejumlah Komandan Pos TNI AL (Danposal) di wilayah pesisir Sulawesi Barat, Senin (6/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta keamanan laut di daerah tersebut.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan peran strategis TNI Angkatan Laut di wilayah kerja Lanal Mamuju yang mencakup Polewali Mandar, Majene, Tapalang, Belang-Belang, Mamuju Tengah, hingga Pasangkayu.
Dalam kegiatan itu, sejumlah personel resmi ditunjuk untuk mengisi jabatan Danposal maupun Pelaksana Tugas Sementara (PgS) Danposal. Mereka yang dikukuhkan yakni Lettu Laut (E) Mei Handoko sebagai Danposal Pasangkayu, Lettu Laut (P) Nasrudin sebagai Danposal Majene, Peltu Bek Eddy Kistanto sebagai PgS Danposal Tapalang, Sertu TTU Joko Purnomo sebagai PgS Danposal Polewali Mandar, Sertu Kom Andi sebagai PgS Danposal Belang-Belang, serta Sertu Mes Sudarman sebagai PgS Danposal Mamuju Tengah.
Dalam sambutannya, Gigih Aptya Anggara menegaskan bahwa pengukuhan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kehadiran TNI AL di wilayah pesisir, khususnya dalam menjaga keamanan laut dan membina potensi maritim di daerah.
Ia menjelaskan, Danposal memiliki peran sebagai ujung tombak TNI AL di daerah, sehingga dituntut mampu menjalankan tugas secara profesional, responsif, serta menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
“Keberadaan Danposal sangat strategis dalam menjaga stabilitas keamanan laut sekaligus mendukung pembinaan wilayah maritim,” ujarnya.
Dengan pengukuhan ini, para Danposal yang baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan wilayah tugas masing-masing dan berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas keamanan laut di Sulawesi Barat.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah maritim, terutama di kawasan pesisir yang memiliki peran penting bagi kedaulatan negara.(*)






