Gubernur Himbau Semua Istansi Agar Mendaftarkan Tenaga Kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan

Gubernur Sulbar Alibaal Masdar, sambutan diacara peresmian kantor BPJS ketenaga kerjaan.

Mamuju – editorial9 – Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Alibaal Masdar (ABM), menghadiri acara peresmian gedung baru, kantor BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, di Mamuju, Jumat, 28/02/20.

Dalam sambutannya, Gubernur Alibaal Masdar, mengatakan bahwa pemerintah Sulawesi Barat menyadari pentingnya pelaksanaan program perlindungan sosial pada seluruh masyarakat pekerja, baik itu pekerja penerima upah maupun bukan penerima upah.

Bacaan Lainnya
banner
Prosesi peresmian kantor BPJS ketenaga kerjaan.

“Sebab kita tidak menginginkan dampak suatu peristiwa atau resiko sosial, yang dapat menimbulkan kemiskinan dan kemelaratan, karena berkurangnya atau hilangnya penghasilan akibat resiko kecelakaan kerja meninggal dunia ataupun hari tua. Oleh sebab itu, saya menghimbau kepada seluruh instansi pemerintah dan swasta agar segera mendaftarkan tenaga kerjanya dalam program BPJS ketenagakerjaan,” ucap ABM.

Selain itu, ia juga meyampaikan selamat atas peresmian gedung baru BPJS Ketenagakerjaan serta memberikan apresiasi atas kerjasamanya dan peran sertanya dalam upaya menciptakan kesejahteraan pekerja di Provinsi Sulawesi Barat.

“Mengingat pentingnya pelaksanaan program tersebut, Pemprov Sulbar telah menghibahkan lahan seluas setengah hektar yang pada hari ini dapat kita saksikan bersama telah berdiri gedung BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Cabang Sulbar,”tutupnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menjelaskan, dalam undang-undang nomor 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggaraan jaminan sosial, bahwa sistem jaminan sosial nasional, merupakan program negara yang bertujuan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Dengan adanya jaminan dan perlindungan sosial tentunya para pekerja bisa menjadi lebih ringan bila terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, jika sakit, pemutusan hubungan kerja, kecelakaan kerja, pensiun hingga kematian. Saya berharap kantor BPJS ketenagkerjaan ini dapat memberikan pelayanan prima dan meningkatkan kepesertaan BPJS ketenagakerjaan serta mendukung sektor ketenagakerjaan di Sulawesi Barat,” jelas Felly.

Ditempat yang sama pula, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Sulbar, Agus Susanto mengatakan, jaminan sosial ini merupakan program negara, dengan artian siapapun pemerintahnya jaminan sosial ini harus terus berjalan sampai kapanpun, untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat Indonesia sesuai dengan cita-cita para pendiri bangsa yang ingin menciptakan masyarakat adil, makmur, dan sejahtera.

“Kantor ini yang demikian besar akan difungsikan sebagai fungsi administrasi untuk kegiatan pendaftaran sosialisasi, edukasi, pengawasan, juga fungsi koordinasi dan kolaborasi. Saya mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sulbar, hadirnya kantor BPS Ketenagakerjaan Sulbar terasa sangat istimewa, karena merupakan satu satunya kantor cabang yang tidak mengeluarkan biaya pembebasan lahan, yang di hibahkan oleh Gubernur Sulbar dua tahun lalu seluas 1/2 hektar, hari ini kita wujudkan itu semua dan siap beroperasi,” tutur Agus Susanto.

Untuk diketahui, hadir pula dalam agenda tersebut yakni anggota komisi IX DPR RI,Andi Ruskati Ali Baal dan anggota komisi IX lainnya, Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, Deputi Direktur Wilayah Sulawesi Maluku, Toto Suharto serta para tamu undangan lainnya. (Advetorial Pemprov Sulbar)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *