Kebakaran di Mamuju, BPBD dan Damkar Bergerak Cepat

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulbar bersama petugas Damkar saat melakukan pemadaman kebakaran di Lingkungan Bulutakkang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Mamuju, Senin (7/9/2026). Dok. Humas Pemprov Sulbar.

MAMUJU, editorial9.com – Kebakaran terjadi di Lingkungan Bulutakkang, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sulbar bersama petugas pemadam kebakaran langsung bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas.

Kebakaran tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.10 Wita. Penanganan melibatkan TRC BPBD Provinsi Sulbar, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju, Damkar Pemprov Sulbar, TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Upaya pemadaman dilakukan sebagai respons cepat terhadap kejadian sekaligus untuk mencegah api menjalar ke wilayah permukiman dan area di sekitar lokasi kebakaran.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Yasir Fattah mengatakan respons cepat dan terkoordinasi menjadi bagian dari komitmen BPBD Sulbar dalam menghadapi kondisi darurat.

“Setiap kejadian harus direspons dengan cepat dan terkoordinasi. Kita tidak boleh bekerja sendiri. Kolaborasi antara BPBD, Damkar, TNI, Polri dan masyarakat sangat penting untuk memastikan kebakaran dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas,” ujar Yasir Fattah.

Di lokasi, TRC BPBD Sulbar bersama Damkar Mamuju melakukan pemadaman secara langsung. Personel TNI, Polri, dan masyarakat turut membantu proses penanganan.

Sinergi lintas unsur tersebut dilakukan untuk mempercepat pemadaman sekaligus mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api setelah proses pemadaman.

Yasir mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang cenderung kering.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan maupun kebakaran di sekitar kawasan permukiman.

“Kewaspadaan masyarakat sangat dibutuhkan. Segera laporkan jika melihat adanya titik api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *