Mamuju – editorial9 – Pemkab Mamuju bersama Baznas, menyalurkan bantuan pada warga yang terdampak bencana angin kencang di wilayah Kecamatan Kalukku, Rabu, 04/01/23.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, bersama Kepala Baznas mamuju, Mustafa Kampil.
Dalam kesempatan itu, Sutinah, menyampaikan bantuan tersebut, tentu tidak akan menutupi semua kerugian warga, yang rumahnya rusak diterjang angin kemarin.
“Sebab itu, jangan dilihat dari nilainya, tapi mohon dilihat dari ketulusan kami bersama Baznas untuk selalu hadir dalam kesulitan yang bapak-ibu rasakan. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik,” ucap Sutinah.
Sementara itu, Kepala Baznas Mamuju, Mustafa Kampil, sangat mengapresiasi atas semua langkah kolaborasi yang terbangun bersama jajaran Pemkab Mamuju.
“Berbagai bantuan yang disalurkan Baznas kepada masyarakat, juga tidak terlepas dari peran semua jajaran birokrasi Pemkab Mamuju,” ujar Mustafa Kampil.
“Utamanya ASN, yang telah membayarkan zakatnya melalui Baznas atas kebijakan pemerintah daerah,” sambungnya.
Ia berharap, atas kolaborasi tersebut, akan selalu menjadi wadah untuk memberikan hak terhadap mereka yang memang membutuhkan.
Mardiana, sebagai salah seorang warga Dusun Mololo, mengaku sangat senang atas kehadiran Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, yang telah memberikan bantuan. Ibu dua anak ini, mengaku akan segera menggunakan bantuan tersebut, untuk keperluan sehari-hari di rumah.
“Dan membayar upah tukang yang telah memperbaiki atap rumah yang sempat terbang jauh saat kejadian angin kencang,” beber Mardiana.
Senada dengan itu, Ilham, yang juga menerima bantuan yang sama, menyampaikan rasa terimakasih atas kepedulian Bupati Mamuju.
“Kami sangat terbantu atas apa yang telah diberikan kepada keluarga, yang juga mengalami kerusakan rumah akibat bencana yang tidak terduga tersebut,” tutur Ilham.
Untuk diketahui, selain menyalurkan bantuan taktis terhadap dampak bencana angin kencang, di wilayah yang berada sangat dekat pesisir pantai yang juga mengalami kondisi abrasi cukup parah ini, Bupati Sutinah Suhardi, dalam kesempatan itu juga memerintahkan OPD terkait untuk segera memprogramkan penanganan dampak abrasi, berupa pembuatan tanggul yang nilainya mencapai Rp. 2 Milyar Rupiah. (Rls/Mp)






