May Day, Wabup Mamuju Warning Perusahaan Swasta

  • Whatsapp
Wakil Bupati Mamuju, Ado Mas'ud, saat menjadi narasumber diacara dialog peringatan hari buruh, internasional.(Dok : Mp)

Mamuju – editorial9 – Peringatan hari buruh internasional atau May Day, Wakil Bupati Kabupaten Mamuju, Ado Mas’ud, memberikan peringatan ke perusahaan swasta, lantaran masih minimnya jumlah pekerja yang terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan.

Menurut Ado Mas’ud, berdasarkan data hingga Tahun 2020 jumlah tenaga kerja di Kabupaten Mamuju, yakni sebanyak 11.789, sementara yang terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan, hanya 5.338, sehingga ia menilai dari segi kesehatan dan perhatian atas UU ketenagakerjaan oleh perusahaan itu gagal.

Bacaan Lainnya

“Karena, dari sektor BPJS nya saja, tenaga kerja kita tercatat 11.789 lalu kemudian yang mempunyai BPJS tenaga kerja, itu baru 5.338. Masih ada sekian ribu yang belum terpasilitasi oleh perusahaan. Kewajiban perusahaan, untuk memfasilitasi BPJS ketenagakerjaan, bagi pekerjanya,” ucap Ado, saat menjadi narasumber diacara dialog peringatan hari buruh, oleh FPPI Pemkot Mamuju, di salah satu Warkop di Kota Mamuju,” Sabtu, 01/05/21.

Politisi PDIP itu, juga membeberkan bahwa jumlah atau klaim kasus kecelakaan kerja di Kabupaten Mamuju, yang tercatat hingga di Tahun 2021  ini, sebanyak 33 kasus.

“Ini diakibatkan, karena buruh dan pekerja kita belum terorganisir, kenapa belum terorganisir karena mungkin pabrik-pabrik yang ada di Mamuju ini, belum massif seperti yang ada di Makassar, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara,” bebernya.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Mamuju itu, juga menuturkan bahwa berdasarkan data yang ada, jumlah perusahaan swasta di Mamuju hingga Tahun 2020, tercatat sebanyak 1.432 dengan berbagai macam kategori.

“Upah minimum kabupaten kita, itu standarnya 2.700.000 rupiah,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *