Majene – editorial9 – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat, Muflih.B.Fattah, mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katederal Kota Makassar, Minggu 28/01/2021.
Menurut Muflih B. Fattah, tindakan bom bunuh diri di Gereja Katedral kota Makassar itu, merupakan tindakan terorisme yang bisa mencederai kerukunan serta kedamaian yang selama ini dibingkai dalam moderasi beragama.
“Agama apapun atau dengan dalil apapun, tidak dapat membenarkan kejadian ini, ini adalah tindakan yang keji dan sangat bertentangan dengan agama apapun” ucap Muflih.
Ia juga menghimbau seluruh masyarakat di Provinsi Sulawesi Barat, untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan umat dengan tidak terpropokasi atas kejadian diatas.
“Dan kepada para tokoh agama, untuk mengambil peran strategis dan menjadi penopang, agar masyarat tetap hidup rukun dan damai dalam bingkai persatuan indonesia, sehingga moderasi beragama tetap bisa terjaga dan terawat dengan baik,” harapnya.
Lebih lanjut ia berharap, pihak kepolisian dapat mengungkap pelaku pengeboman di gereja tersebut, sehingga stabilitas keamanan kembali kondusif.
“Apalagi, ini sudah mendekati bulan suci Ramadhan,” tutupnya.(Humas Kanwil Kemenag Sulbar)






