P2KB Resmi Gabung Dinkes Sulbar, Fokus Tekan Stunting

MAMUJU – Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) resmi mulai berkantor di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (2/1/2026). Langkah ini menandai penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) terbaru yang menggabungkan urusan pengendalian penduduk dan keluarga berencana ke dalam Dinas Kesehatan Sulbar.

Penggabungan tersebut menjadi strategi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat integrasi program kesehatan dengan pengendalian penduduk dan keluarga berencana, terutama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan P2KB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, mengatakan penyatuan kelembagaan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program-program prioritas daerah.

“Dengan bergabungnya Bidang P2KB ke Dinas Kesehatan, sinergi program akan semakin kuat. Pendekatan pelayanan bisa dilakukan lebih terpadu, mulai dari promotif, preventif, hingga kuratif,” kata dr. Nursyamsi.

Ia menegaskan, isu-isu strategis seperti kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, serta penguatan ketahanan keluarga menjadi fokus utama dari integrasi kelembagaan tersebut.

Menurut dr. Nursyamsi, kebijakan ini juga sejalan dengan arah pembangunan daerah serta visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Salim S Mengga, dalam mewujudkan sumber daya manusia Sulbar yang unggul dan berkarakter.

Melalui implementasi SOTK terbaru ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap pelayanan publik di bidang kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana dapat berjalan lebih optimal, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *