Mamuju – editorial9 – Pasar Ramadhan, yang dilaksanakan oleh Pemkab Mamuju selama 20 hari, secara resmi di tutup Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, Sabtu, 23/04/22.
Menurut Camat Mamuju, M. Ilyas, berdasarkan data dari 45 UMKM yang terlibat, sekitar Rp. 174.000.000 transaksi uang yang bergulir, selama 20 hari, yakni sejak tanggal 4 hingga 23 April 2022.
“Keuntungan total dari semua UMKM terlibat mencapai 49 Juta Rupiah,” ucap M.Ilyas.
Sementara itu, Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi, mengungkapkan bahwa pasar Ramadhan, merupakan upaya pemerintah untuk untuk meningkatkan perputaran ekonomi.
“Serta upaya mendukung usaha masyarakat dengan, memanfaatkan momentum bulan suci ramadhan,” ungkap Sutinah.
Selain itu, pihaknya berjanji akan selalu mengupayakan pasar ramadan akan menjadi agenda tahunan, pemerintah Mamuju, namun dengan berbagai perbaikan.
“Saya juga ucapkan terima kasih untuk pedagang yang bertahan dari awal sampai hari ini. Dan kepada penyelenggara mohon evaluasi, agar berikutnya dapat dilksanakan dengan lebih kreatif,” tutupnya.
Untuk diketahui, dalam agenda tersebut Bupati Mamuju, juga menyerahkan dana hibah rumah ibadah Rp. 1.050.000.000 yang akan dibagi kepada 15 unit mesjid, 6 unit gereja, 1 unit pura dan 2 lembaga Ormas.(Diskominfosandi/Adv)







