Majene – editorial9 – Anggota DPR-RI, Andi Ruskati Alibaal, memberikan perhatian khusus terhadap Provinsi Sulawesi Barat, usai daerah tersebut diguncang gempa magnitudo 6,2 Skala Richter (SR), beberapa waktu lalu.
Sebagaimana diketahui, bencana gempa bumi yang mengguncang Provinsi Sulbar beberapa waktu lalu itu, telah menimbulkan berbagai kerusakan seperti Kantor Gubernur Sulbar, perhotelan, pertokoan hingga rumah warga, diwilayah Kabupaten Mamuju dan Majene.
Menanggapi hal tersebut, Andi Ruskati Alibaal, berharap adanya upaya percepatan proses pembangunan rumah hunian tetap serta percepatan pembangunan infrastruktur gedung-gedung pemerintahan yang rusak, akibat dampak dari gempa bumi itu.
“Adanya upaya percepatan, diharapkan tahap rehabilitasi dan rekonsiliasi bisa kita percepat lagi. Dan yakinlah, bahwa apa yang kita bangun sekarang dan yang akan datang, dapat kita wujudkan bersama untuk masyarakat Sulbar,” ucap Andi Ruskati Alibaal, kepada wartawan, di Majene, Jumat, 22/01/21.
“Dan jangan lupa, atas tugas kita saat ini adalah mengetuk pintu langit, dengan harapan terbukanya pintu kemudahan di bumi ini,”sambungnya.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulbar itu, mengungkapkan bahwa dirinya tetap berjiwa besar dan optimis untuk membangun kembali Bumi Tanah Malaqbi, khususnya Kabupaten Mamuju dan Majene yang paling terdampak bencana gempa bumi itu.
“Dalam konteks bencana, tugas kita yang utama kini adalah membangun optimisme, bahwa Sulbar tetap kuat, Sulbar kembali bangkit,” ungkapnya.
Menurut Andi Ruskati Alibaal, dengan sikap optimisme yang dimiliki, maka ujian berat atas musibah itu dapat teratasi secepat mungkin. Tentu hal ini dibutuhkan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah.
“Pascagempa bumi, mari kita saling membangun optimisme, membangun Sulbar lebih maju lagi,” bebernya.
Istri dari Gubernur Sulbar, Alibaal Masdar itu, juga menuturkan, bahwa langkah kongkrit yang harus dilakukan setelah gempa ini tentu dibutuhkan gerak cepat guna melakukan perbaikan perumahan, gedung sekolah yang rusak
“Serta, perbaikan infrastruktur gedung pemerintahan yang turut mengalami kerusakan,” tutupnya.(Acho/MP)






