Pemkab Mamuju Luncurkan Program ASEK

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, saat melaunching program ASEK.(Dok : Humas Pemkab Mamuju)

Mamuju – editorial9 – Bupati Kabupaten Mamuju, Sutinah Suhardi, secara resmi melaunching program Anggatangku Sehat Keren (ASEK), di Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sabtu, 10/04/21.

Program Pemkab Mamuju, dengan nuansa kearifan lokal yang mengadaptasi gerakan masyarakat (Germas) hidup sehat itu, semangatnya mengacu pada instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2017.

Bacaan Lainnya

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mengaku program ASEK adalah sebuah langkah maju untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terlebih gerakan ini dinilai akan menghasilkan “multiplier efek” atau akan berdampak positif terhadap berbagai sektor yang lain, manakala program ini benar-benar bisa diaktualisasi dengan baik.

Prosesi penyambutan Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, di acara launching program ASEK.

“Dengan melakukan gerakan bersama untuk mulai membiasakan pola hidup sehat, maka akan berdampak tingginya produktifitas masyarakat, dari hal itu tentu akan memacu pertumbuhan ekonomi, serta akan mempengaruhi sektor lain, saat semua masyarakat telah semakin sehat,” ucap Sutinah.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Satgas pemulihan dan rehabilitasi-rekonstruksi Pemkab Mamuju, Hajrul Malik, menerangkan, bahwa program ASEK adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Pokja kesehatan, dalam upaya transisi pemulihan pasca bencana.

“Sementara di Pokja lain, juga terus bergerak melakukan langkah kongkrit, jika di pokja kesehatan ada ASEK, sebelumnya yang sudah kita launching juga ada program sekolah GenRe dari Pokja Pendidikan, lalu nanti Coming soon ada program Sapo keren, juga akan kita laksanakan, sebut Hajrul.

Di tempat yang sama, Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Mamuju, Tonga, menuturkan bahwa secara tehknis, program ASEK, adalah salah satu langkah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terlebih dari kajian tim kesehatan yang tergabung dalam kelompok kerja (Pokja) kesehatan.

“Terdapat, setidaknya tiga masalah kesehatan penting yang terjadi pasca bencana, yakni pemberantasan penyakit infeksi atau menular, betambahnya kasus penyakit tidak menular, serta munculnya kembali penyakit yang seharusnya telah berhasil diatasi sehingga, perlu adanya tindakan sitematis dan terencana dalam sebuah gerakan masyarakat, untuk menanggulangi hal tersebut. Olehnya, melalui gagasan bersama maka muncullah program Anggatangku Sehat Keren (ASEK),” tutur Tonga.(Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *