PMII Polman Desak Mafia BBM Dibongkar

Ilustrasi Bendera Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).Dok Net.

POLMAN, editorial9.com – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Polman mendesak aparat penegak hukum membongkar dugaan mafia bahan bakar minyak (BBM) di tengah kelangkaan yang meresahkan masyarakat. Aktivis PMII Polman, Muh. Faqih Mukaddam, meminta pemerintah dan aparat segera mengambil langkah konkret untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan.

Faqih mengatakan kelangkaan BBM bukan sekadar persoalan antrean panjang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi menghambat aktivitas ekonomi, transportasi, nelayan, petani, dan pelaku usaha kecil yang bergantung pada ketersediaan BBM.

Bacaan Lainnya

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan mafia BBM di Polman. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan di tengah kesulitan masyarakat. Jika ditemukan pelanggaran, proses secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujar Faqih dalam keterangannya, Senin,07/09/26.

Ia meminta pemerintah daerah bersama pihak terkait, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab kelangkaan BBM. Evaluasi itu, kata Faqih, harus mencakup ketersediaan stok, pengawasan distribusi, serta penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan penyalahgunaan.

Faqih juga menyoroti penyaluran BBM bersubsidi. Ia meminta pemerintah memastikan distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Pemerintah tidak boleh hanya hadir ketika kelangkaan BBM menjadi sorotan publik. Pengawasan harus diperkuat agar tidak terjadi penyimpangan yang merugikan masyarakat,” katanya.

PMII Polman menyatakan akan menggelar aksi demonstrasi jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan mafia BBM serta menyelesaikan kelangkaan BBM di Polman.

Faqih mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial mahasiswa untuk mengawal persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan mafia BBM serta menyelesaikan kelangkaan BBM di Polman, maka kami dari PMII Polman akan segera menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk kontrol sosial dan perjuangan kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, aksi demonstrasi akan dilakukan secara damai dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. PMII Polman, lanjutnya, akan terus mengawal persoalan tersebut agar masyarakat memperoleh kepastian.

“Pemerintah harus menunjukkan keberpihakan kepada rakyat, bukan membiarkan masyarakat terus menjadi korban. Masyarakat berhak mendapatkan BBM dengan harga dan distribusi yang sesuai ketentuan,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *