MAMUJU — Pembangunan Jembatan Sungai Nipa-Nipa pada ruas BTS Tapalang–Tapalang Barat menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek yang merupakan bagian dari hibah rehabilitasi dan rekonstruksi dari BNPB RI ini ditargetkan rampung lebih cepat, yakni pada November 2025.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Husain Mansyur, mengungkapkan optimismenya bahwa jembatan tersebut dapat selesai sebelum masa kontrak berakhir pada 27 Desember 2025. Menurutnya, pelaksana di lapangan bekerja maksimal guna memastikan percepatan penyelesaian.
“Alhamdulillah progres fisik sangat baik. Kami optimistis jembatan ini bisa selesai dalam bulan November, jauh sebelum masa kontrak berakhir. Ini menjadi bukti komitmen kita bersama untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana,” ujar Husain Mansyur, Minggu (23/11/2025).
Senada dengan itu, Plt. Kalaksa BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah memberikan apresiasi terhadap tim teknis yang terus menjaga kualitas pelaksanaan. Ia menegaskan bahwa pihaknya melakukan pemantauan melekat agar pekerjaan tetap sesuai standar.
“Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh tahapan berjalan baik. Jembatan ini sangat vital bagi mobilitas masyarakat, sehingga percepatan penyelesaiannya menjadi prioritas,” kata Yasir Fattah.
Yasir menambahkan, percepatan proyek tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang meminta agar seluruh infrastruktur strategis pemulihan pascabencana dipastikan selesai tepat waktu dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.(Rls)






