RAPBD 2022 Tak Disahkan, AIM : DPR Lupa Tugasnya

  • Whatsapp
Bupati Kabupaten Polman, Andi Ibrahim Masdar, saat dikonfirmasi, Selasa, 04/01/22.(Dok : Mp)

Polman – editorial9 – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman), dipastikan akan menjalankan RAPBD, dengan menggunakan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), lantaran tidak disahkannya RAPBD TA 2022 oleh lembaga legislatif.

Bupati Kabupaten Polman, Andi Ibrahim Masdar (AIM), mengatakan bahwa salah satu kendala sehingga timbul masalah tersebut, lantaran dalam proses pembahasan RAPBD, lembaga DPR melakukan pemeriksaan sampai ke satuan tiga dan satuan empat.

Bacaan Lainnya

“Masa hitung-hitung kertas. Jadi, mereka (DPR) lupa kalau tugasnya mereka itu adalah pengawas, bukan pemeriksa. Ini yang harus dirubah mindsetnya, jangan jadi pemeriksa lah, jadi pengawas saja,” ucap AIM, saat usai menghadiri pelantikan Kepala Desa, di Polewali, Selasa,04/01/22.

Meskipun RAPBDnya tak disahkan, akan tetapi AIM tetap berterimakasih kepada lembaga DPRD Kabupaten Polman dan sama sekali tidak mempermasalahkan persoalan itu.

“Kalau saya sih, tetap berterimakasih sama DPR. Dia mau sahkan atau tidak, saya sih tidak ada masalah,” ungkapnya.

“Karena, kalau dia (DPR) tidak mau sahkan ya kita pakai Perkada, saya tidak ada masalah dan saya tetap hormat kepada mereka,” sambungnya.

Selain itu, AIM menjelaskan dengan adanya masalah tersebut, juga akan memberi dampak tersendiri bagi anggota DPRD, lantaran didalam batang tubuh RAPBD terdapat anggaran dan gaji para anggota legislatif.

“Sebenarnya tidak ada yang salah, tidak ada yang hebat. Semuanya salah, semuanya hebat, karena yang tidak disahkan itu termasuk gajinya, termasuk anggarannya. Itulah hebatnya,” jelas AIM.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa masalah tidak disahkannya RAPBD TA 2022 tersebut, telah sampai dan diketahui oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Yang jelas waktu kita koordinasi, Kemendagri sendiri, direktur sendiri yang mempersilahkan untuk dibuatkan peraturan bupatinya. Mana yang lebih utama, itulah yang dikasih anggaran,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.