Ritel Modern di Mamuju Diwarning Bupati

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, saat melakukan inspeksi disalah satu toko modern.(Dok : Humas Pemkab Mamuju)

Mamuju – editorial9 – Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, memberikan peringatan atau teguran keras kepada pemilik toko dan pasar modern, lantaran kedapatan menjual produk bahan pangan yang kedaluwarsa.

Menurut Sutinah, saat ia bersama rombongan berada disalah satu toko modern, pihaknya mendapati adanya bahan makanan kedaluwarsa dan kemasannya pun sudah tidak layak atau rusak, namun masih diperjualbelikan.

Bacaan Lainnya

“Ini akan menjadi catatan kami dan dinas perdangangan akan lebih intens juga melakukan pengawasan untuk toko-toko ritel modern, kita punya catatan kalau sudah diberikan peringantan satu atau dua kali dan mereka tidak mengindahkan, tentu kita akan lakukan tindakan yang lebih tegas,” ucap Sutinah.

Sementara itu, Kepala BPOM Kabupaten Mamuju, Lintang Purba Jaya, mengatakan agenda pengawasan bersama Bupati Mamuju tersebut memang untuk memantau ritel modern.

“Hari ini, telah menemukan fakta bahwa beberapa pedagang masih ada yang menjual bahan pangan kedaluwarsa,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan adanya temuan itu menjadi dasar utama bahwa BPOM Mamuju, masih memiliki masih memiliki PR, untuk ditindaklanjuti atas pelanggaran hak konsumen tersebut.

“Untuk itu, BPOM akan terus melakukan pengawasan terhadap bahan pangan, yang dijual dipertokoan dan pasar modern, demi kenyamanan dan keamanan konsumen.” bebernya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bagi toko dan pasar modern yang kedapatan masih menjajakan bahan pangan kedaluwarsa akan diberi sanksi, secara berjenjang.

“Mulai dari sanksi secara administrasi, berupa rekomendasi kepala pemerintah daerah, untuk melakukan peringatan keras hingga penghentian kegiatan atau pencabutan izin, bagi toko dan pasar modern yang melakukan pelanggaran, jika telah diberikan peringatan sekali atau dua kali namun tidak diindahkan,” tutupnya.

Untuk diketahui,inspeksi yang dilakukan dengan melibatkan dua unsur antara Pemkab Mamuju bersama BPOM, dilakukan rundown sampling dengan sasaran dua pasar modern di Mamuju.(Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *