Sambangi Desa Kalonding, Sutinah Perkenalkan Kartu Mamuju Keren

  • Whatsapp
Calon Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, saat memperlihatkan Kartu Mamuju Keren, ke warga Desa Kalonding.(Dok: Ist)

Mamuju – editorial9 – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, nomor urut 1, Sutinah Suhardi-Ado Mas’ud (Tina-Ado) memulai kampanye perdananya di Kecamatan Sampaga dan Papalang, Minggu, 27/09/20.

Calon Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, yang menyambangi Desa Kalonding, Kecamatan Sampaga, selain memaparkan visi misi misi nya pada masyarakat setempat, ia juga memperkenalkan kartu Mamuju keren kepada para warga.

Bacaan Lainnya

“Kartu Mamuju Keren adalah kartu yang kami prioritaskan untuk masyarakat Mamuju, didalamnya terdapat data diri untuk kemudian dapat kami berikan bantuan yang dibutuhkan,” ucap Tina.

“Seperti jika bapak ibu berprofesi sebagai Petani maka kami akan memberi bantuan seperti alsintan, pupuk maupun bibit tidak mungkin diberi mesin katinting karna datanya jelas disini,” sambungnya.

Begitupun juga jika pendapatan keluarganya kecil, sedang ada anaknya yang ingin lanjut pendidikan, kata Sutinah, maka akan diberi beasiswa melalui program beasiswa Manakarra. Termasuk pula dengan akses ke fasilitas kesehatan.

“Jika, kelak kami terpilih sebagai Pemimpin kabupaten Mamuju maka kami akan gratiskan. Semua itu ada di kartu ini,” bebernya.

Menurut Sutinah, kartu Mamuju keren merupakan instrumen yang dipersiapkan Pasangan nomor urut 1 Tina-Ado, untuk menjawab semua keresahan masyarakat akan kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Mamuju beberapa tahun terakhir.

“Mamuju Keren merupakan singkatan dari Mamuju yang Kreatif, Edukatif, Ramah, Energik dan Nyaman,” jelasnya.

Sutinah juga menuturkan, bahwa Ia dan Ado Mas’ud, ingin membantu masyarakat Mamuju meningkatkan kompetisinya melalui pelatihan keterampilan untuk menciptakan lapangan kerja, membantu permodalan usaha.

“Memberi beasiswa bagi generasi muda untuk dapat melanjutkan jenjang studi, memberi pelayanan kesehatan gratis, hingga bantuan bagi masyarakat kita, yang banyak berprofesi sebagai petani dan nelayan,” tutupnya.(Iqbal/MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.