Samsul Mahmud Warning Pejabat Baru

Keterangan foto: Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menyaksikan penandatanganan berita acara usai pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Jumat (3/7/2026). Dok. Istimewa.

POLMAN – editorial9.com – Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, me-warning pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik agar tidak terlena dengan jabatan. Di hadapan jajaran Forkopimda dan pimpinan perangkat daerah, ia menegaskan jabatan bukan sekadar promosi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, masyarakat, dan Allah SWT.

Peringatan itu disampaikan Samsul Mahmud saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Pola Kantor Bupati Polewali Mandar, Jumat, 3 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Samsul mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan ataupun promosi, melainkan sebuah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.” ucap Samsul.

Ia menegaskan setiap pejabat harus menjaga integritas, profesionalisme, loyalitas, sekaligus mampu menjadi teladan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerjanya.

“Jabatan adalah kepercayaan. Oleh karena itu, saya berharap saudara-saudara dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, loyalitas, serta mampu menjadi teladan bagi seluruh ASN di lingkungan kerja masing-masing.” katanya.

Menurut Samsul, tantangan pemerintahan ke depan semakin kompleks. Keterbatasan fiskal harus diimbangi dengan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berkualitas. Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta segera beradaptasi, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan inovasi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya meminta kepada seluruh pejabat yang dilantik agar segera beradaptasi, membangun kerja sama yang solid, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”ungkap Bupati.

Bupati juga mengingatkan keberhasilan pembangunan daerah tidak ditentukan oleh individu, melainkan oleh kekompakan seluruh jajaran pemerintah. Ego sektoral, kata dia, harus ditinggalkan demi mempercepat pencapaian visi pembangunan Kabupaten Polewali Mandar.

“Tinggalkan ego sektoral, perkuat sinergi, dan fokus pada pencapaian visi pembangunan Kabupaten Polewali Mandar yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.” tegasnya.

Menutup sambutannya, Samsul meminta para pejabat menjadikan jabatan sebagai ladang pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar kedudukan.

“Bekerjalah dengan hati, hadirkan solusi atas setiap persoalan masyarakat, serta jadikan jabatan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar kedudukan.” tutup Samsul Mahmud.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *