MAMUJU – editorial9.com – Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Derian Jayamarta memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) enam pejabat utama, penyerahan satu jabatan, serta pelantikan dua pejabat baru di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Jumat, 3 Juli 2026. Rotasi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri agar organisasi tetap adaptif, profesional, dan semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebanyak sembilan pejabat terlibat dalam rotasi kali ini, terdiri atas enam pejabat yang menjalani sertijab, satu penyerahan jabatan, serta dua pejabat yang dilantik mengisi posisi strategis. Prosesi diawali dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, penandatanganan pakta integritas, hingga penyematan tanda jabatan sebagai simbol pengembanan amanah baru.
Enam pejabat yang melaksanakan sertijab yakni Irwasda Polda Sulbar dari Kombes Pol Enday Sudrajat kepada Kombes Pol Junaidi Nur, Dirsamapta dari Kombes Pol M. Hari Mulyanto kepada Kombes Pol Cecep Nandi Trinaryadi, Kabiddokkes dari Kombes Pol dr. Effri Susanto kepada AKBP dr. Elvis Jeferison sebagai Pelaksana Sementara Kabiddokkes, Ka SPN dari Kombes Pol Islam Amarulloh kepada Kombes Pol Andy Dady, Kapolres Polewali Mandar dari AKBP Anjar Purwoko kepada AKBP Zaky Magfur, serta Kapolres Mamuju Tengah dari AKBP Hengky Kristanto Abadi kepada AKBP Ari Prayitno.
Sementara itu, jabatan Karolog Polda Sulbar yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono diserahkan kepada Kapolda Sulbar untuk diproses sesuai mekanisme organisasi. Pada kesempatan yang sama, Adi Derian Jayamarta juga melantik Kombes Pol Ardanto Nugroho sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Sulbar dan Kombes Pol Memo Ardian sebagai Kepala Bidang Humas Polda Sulbar.
Dalam amanatnya, Adi Derian menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Sulawesi Barat.
“Terima kasih atas kesetiaan, dedikasi, loyalitas tanpa batas, serta segala tenaga dan pikiran yang telah dicurahkan untuk kemajuan Polda Sulbar. Pengabdian saudara akan menjadi bagian dari sejarah dan perjalanan institusi ini. Selamat melaksanakan tugas di tempat yang baru, semoga senantiasa diberikan keberhasilan dan keberkahan,” ujar Adi Derian.
Kapolda juga memberikan penghormatan kepada Bhayangkari yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung keberhasilan tugas anggota Polri.
“Di balik keberhasilan setiap anggota Polri, selalu ada doa, dukungan, kesabaran, dan pengorbanan dari keluarga, khususnya Bhayangkari. Terima kasih atas pengabdian yang luar biasa,” katanya.
Kepada pejabat yang baru menerima amanah, Adi Derian meminta mereka segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah Sulawesi Barat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, media massa, dan seluruh elemen masyarakat.
“Jadilah pemimpin yang mampu menjadi teladan dalam integritas, disiplin, kerja keras, kejujuran, dan kerendahan hati. Bangun komunikasi yang baik serta hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Adi Derian menutup amanatnya dengan mengingatkan seluruh personel bahwa jabatan bukanlah kehormatan yang bersifat permanen, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Ingatlah, jabatan hanyalah titipan dan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Jabatan bisa berganti, namun keikhlasan dalam mengabdi, semangat pengabdian, integritas, dan kekompakan menjaga Sulawesi Barat tetap aman dan kondusif harus terus hidup dalam diri setiap insan Bhayangkara. Itulah warisan terbaik yang akan selalu dikenang,” pungkasnya.(*)






