Satu Kampung di Kecamatan Alu Belum Teraliri Listrik, KPM-PM BKPT UINAM Minta Dinas ESDM Sulbar Turun Tangan

 

Polman – editorial9 – Satu kampung di Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar belum teraliri listrik. Tepatnya di Dusun Rura, Desa Pao-pao.

Bacaan Lainnya

Dusun yang berjumlah 66 kepala keluarga itu bertahun-tahun hidup merasakan terhambatnya aktivitas khususnya dimalam hari.

Selain aktivitas malam hari, aktivitas belajar-mengajar di sekolah juga terhambat.

Kepala Dusun Rura, Supriadi mengaku aktivitas warga di wilayah tersebut terhambat karena belum teraliri listrik.

“Sebagian besar warga disini adalah petani ada juga yang bekerja disekolah. Belum adanya aliran listrik disini membuat beberapa pekerjaan menjadi terhambat” Ucap Supriadi saat dikonfirmasi, Selasa (22/8/2023).

Untuk menyiasatinya, para warga menggunakan petromax dan pelita tradisional untuk menerangi rumahnya dimalam hari.

Selain itu, sesekali warga menggunakan genset. Mereka rela merogoh gocek yang tak sedikit untuk membeli bahan bakar untuk menyalakan genset. Setiap keluarga mesti mengeluarkan 5-10 ribu rupiah untuk urunan bahan bakar jenis solar.

“Belum adanya listrik hingga hari ini, membuat kami harus menyiasatinya sendiri dengan cara membeli genset secara swadaya. Untuk bahan bakarnya kami juga patungan” ucap Supriadi.

Kondisi ini juga dialami oleh mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Pelajar Mahasiswa Polewali Mandar BKPT UIN Alauddin Makassar (KPM-PM BKPT UINAM) saat melakukan bakti sosial di daerah tersebut.

Ketua KPM-PM BKPT UINAM, Ade mengaku prihatin melihat kondisi Dusun Rura hingga saat ini belum teraliri listrik.

“Kami di Dusun Rura melakukan bakti sosial dengan mengajar di SDN Rura selama tiga hari. Kami merasa miris melihat di zaman yang serba canggih ini masih ada wilayah yang sampai sekarang belum teraliri listrik” ucap Ade saat dikonfirmasi.

Ia meminta agar pemerintah Daerah Kabupaten Polman dan Provinsi Sulawesi Barat turun tangan mengatasi masalah yang dialami oleh warga dusun Rura.

“Kami KPM-PM BKPT UINAM meminta pemerintah daerah kabupaten maupun provinsi khususnya bidan ESDM untuk turun tangan, kasihan masyarakat disana setiap tahun hanya menikmati momen kemerdekaan namun sejatinya tidak merdeka karena bertahun-tahun kampungnya tidak teraliri listrik” ungkap Ade.

KPM-PM BKPT UINAM melaksanakan beberapa rangakaian kegiatan yang dilaksanakan antara lain belajar mengajar di SDN Rura, mengadakan lomba 17 an dengan anak anak, melakukan praktik penyelenggaraan jenazah dipandu oleh KUA dan juga bergotong royong bersama warga membersihkan sarana peribadatan umum.

“Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi tujuan daripada KPM-PM, selain itu kita juga memperlihatkan kepada masyarakat bahwan KPM-PM hingga saat ini masih tetap eksis” Ucap Ade Supriady. Ys, selaku ketua umum.

“Satu hal yang kami sayangkan Dusun Rura sampai sekarang belum merasakan aliran listrik seperti masyarakat lainnya, walaupun sebelumnya pernah menggunakan tenaga kincir namun tidak berjalan lama, dikarenakan masyarakat tidak tahu mengelola alatnya” tutupnya. (KY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *