SDK Minta Gibran Bantu Tuntaskan Jalan Kalumpang

MAMUJU, editorial9.com – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka meminta bantuan pemerintah pusat untuk mempercepat penyelesaian pembangunan jalan menuju Kalumpang, Kabupaten Mamuju. Keterbatasan anggaran membuat Pemprov Sulbar hanya mampu membangun sekitar 2 hingga 3 kilometer jalan setiap tahun.

Permintaan tersebut disampaikan Suhardi Duka kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri perayaan 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang (IMTK), Senin (2/11/2026).

Bacaan Lainnya

Di hadapan Wakil Presiden dan masyarakat yang hadir, Suhardi Duka secara khusus menyoroti kondisi infrastruktur jalan menuju Kalumpang dan sejumlah desa di sekitarnya yang hingga kini masih membutuhkan perhatian serius.

Ia mengakui, kemampuan anggaran pemerintah provinsi saat ini belum memadai untuk menuntaskan pembangunan akses jalan tersebut dalam waktu singkat.

“Jalannya belum sampai. Kami di provinsi hanya mampu membangun sekitar 2 sampai 3 kilometer dalam satu tahun. Kalau tidak ada bantuan dari Bapak Wakil Presiden untuk menyelesaikan akses menuju Kalumpang dan desa-desa lainnya, saya kira sampai masa jabatan saya berakhir, jalan itu belum tentu selesai,” kata Suhardi Duka.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar pembangunan infrastruktur di Kalumpang dapat dipercepat. Sebab, jika hanya mengandalkan kemampuan keuangan daerah, penyelesaian akses jalan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu panjang.

Suhardi Duka berharap kunjungan Wakil Presiden ke Kalumpang dapat menjadi momentum untuk mendorong perhatian lebih besar pemerintah pusat terhadap kebutuhan pembangunan di wilayah tersebut.

Selain persoalan infrastruktur, ia juga menyoroti kekayaan sejarah dan budaya masyarakat Kalumpang yang dinilai menjadi bagian penting dari identitas Sulawesi Barat.

Ia menyebut Kalumpang sebagai tanah leluhur dengan sejarah budaya yang panjang. Masyarakatnya juga dikenal memiliki karakter yang kental dengan tradisi, menjunjung tinggi toleransi, serta menjaga nilai-nilai budaya secara turun-temurun.

“Tanah Kalumpang adalah tanah leluhur dengan budaya yang sudah tua di Sulawesi Barat. Masyarakatnya sangat kultural, toleran, dan memiliki budaya yang lembut,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Suhardi Duka juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat antusiasme masyarakat menyambut kedatangan Wakil Presiden.

“Saya melihat wajah masyarakat begitu bangga dan bahagia. Mereka sangat senang karena didatangi pejabat utama Indonesia, yaitu Bapak Wakil Presiden,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat Kalumpang mendapatkan perhatian melalui pemerataan pembangunan, termasuk peningkatan infrastruktur jalan dan sarana prasarana pemerintahan.

Dengan dukungan pemerintah pusat, pembangunan di Kalumpang diharapkan dapat dipercepat sehingga masyarakat di wilayah tersebut bisa menikmati akses transportasi dan pelayanan publik yang lebih baik.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *