Polman – Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendapat perhatian dari penggiat Pemilu.
Ketua Asosiasi Pengajar Politik dan Kebijakan Publik (APPKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Mahmud Subarkah meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), Polewali Mandar untuk segera bertindak terkait kasus ini.
“Dibeberapa pemberitaan kasus ini sudah mencuat dan telah ramai dibincang berbagai kalangan, makanya saya harap KPU Polman segera menyikapi persoalan ini, salah satunya mengecek kebenaran kasus ini, jangan tinggal diam, jika terbukti pecat pelakunya,” tegas pria yang akrab disapa Comenk, melalui press rilisnya, Selasa, 25/06/24.
Ia mengatakan, pemberian sanksi keras dengan pemberhentian (pemecatan) terhadap terduga pelaku memberi pelajaran bagi yang lain untuk tidak melakukan hal yang sama, juga akan berpengaruh pada psikologi proses pemulihan korban.
“Untuk terlaksananya Pilkada yang berintegritas, penyelenggara pemilu atau Pilkada termasuk badan add hock harus menjaga etika dan marwah lembaga dengan baik,” tutupnya.(Mp)






