Tiga Hari Tak Pulang, Petani Lansia di Campalagian Ditemukan Tewas

Keterangan foto: Petugas Polres Polewali Mandar bersama personel Polsek Campalagian melakukan proses evakuasi jenazah petani lansia Junu (75) yang ditemukan meninggal dunia di tengah kebun di Dusun Batu Sasi, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Polman, Senin (5/10/2026). Polisi sebelumnya melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal terhadap kondisi korban. Dok. Polres Polman.

POLMAN, editorial9.com – Seorang petani,Junu (75), ditemukan meninggal dunia di tengah kebun di Dusun Batu Sasi, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) .Korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan.

Junu ditemukan warga pada Senin (5/10/2026) pagi. Lokasi penemuan korban berada sekitar 1 kilometer dari permukiman warga.

Bacaan Lainnya

Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi sekitar pukul 09.00 WITA. Personel Satreskrim Polres Polman bersama Unit Identifikasi dan Polsek Campalagian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

KBO Satreskrim Polres Polman IPTU Iwan Rusmana bersama Kapolsek Campalagian IPTU H. Harifuddin, Ps Kanit Res AIPDA Sapriadi dan personel terkait melakukan pengumpulan bahan keterangan serta pemeriksaan di lokasi.

Menurut KBO Satreskrim Polres Polman IPTU Iwan Rusmana, berdasarkan keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan oleh warga berinisial A (45), yang hendak menuju kebunnya sekitar pukul 08.30 WITA.

“Saat berada di sekitar kebun, saksi mencium bau menyengat. Saksi kemudian mencari sumber bau tersebut hingga menemukan Junu dalam kondisi telah meninggal dunia,” ucap IPTU Iwan.

Temuan itu kemudian diberitahukan kepada warga lainnya sebelum dilaporkan kepada pihak kepolisian.Polisi selanjutnya melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh korban.

“Dari pemeriksaan medis awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Junu,” jelasnya.

Korban, IPTU Irwan, diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Polisi juga belum menemukan saksi yang melihat langsung korban saat meninggal dunia.

“Korban terakhir terlihat pada Kamis (1/10/2026) saat berada di rumah seorang warga untuk beristirahat,” ungkapnya.

Sejak saat itu, keberadaan Junu tidak diketahui hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di tengah kebun pada Senin pagi.

“Pihak keluarga kemudian menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Penolakan tersebut, telah dituangkan dalam surat pernyataan,” bebernya.

Lebih lanjut, IPTU Irwan menuturkan, setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Polisi masih mendasarkan penanganan kasus tersebut, pada hasil pemeriksaan awal yang tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tutupnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *