MAMUJU, editorial9.com – Upacara Hari Jadi Sulawesi Barat (Sulbar) ke-22 bakal digelar secara daring dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan unit pelaksana teknis daerah (UPTD). Peserta akan mengikuti upacara dari kantor masing-masing.
Konsep tersebut merupakan bagian dari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar perayaan Hari Jadi Sulbar ke-22 tahun ini digelar secara sederhana, mengingat kondisi daerah yang masih memiliki keterbatasan.
Selain digelar secara daring, peserta upacara nantinya akan mengenakan pakaian adat Sulbar.
Untuk memastikan pelaksanaan upacara berjalan lancar, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (KominfoSS) Sulbar menyiapkan dukungan konektivitas antar-OPD dan UPTD.
Kepala KominfoSS Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengatakan pihaknya akan memfasilitasi kebutuhan teknis, khususnya jaringan internet, agar seluruh peserta tetap dapat terhubung selama upacara berlangsung.
“Kami tentu ikut terlibat untuk memastikan kegiatan ini bisa berjalan, terutama dari sisi konektivitas. OPD dan UPTD akan tetap terhubung meskipun mengikuti dari tempat masing-masing,” kata Ridwan.
Ridwan mengatakan, koordinasi dengan OPD dan UPTD dilakukan untuk memastikan jaringan yang digunakan saat kegiatan berlangsung dapat berjalan dengan baik. Hal tersebut dilakukan, untuk mengantisipasi gangguan konektivitas yang dapat menghambat pelaksanaan upacara secara daring.
Selain upacara dan ramah tamah, rangkaian Hari Jadi Sulbar ke-22 juga akan diisi dengan kegiatan sosial dan bakti sosial.
Kegiatan tersebut, menjadi bagian dari peringatan hari jadi yang tetap mengedepankan kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kondisi daerah yang masih memiliki keterbatasan. (Rls)






