MAMUJU – Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Salim S. Mengga, menjadi korban penyalahgunaan teknologi deepfake. Sebuah video manipulasi yang menampilkan dirinya seolah mengumumkan program pemutihan pajak viral di media sosial, khususnya di akun TikTok @pemutihan_pajak_2025.
Dalam video tersebut, Wagub Salim terlihat seperti mengumumkan empat kebijakan bombastis: gratis balik nama kendaraan, gratis pajak kendaraan, gratis pembuatan SIM, dan gratis ganti plat kendaraan. Konten inilah yang kemudian ramai dipercaya masyarakat, padahal tidak pernah ada program resmi semacam itu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa video itu adalah rekayasa.
“Video yang beredar adalah deepfake. Aslinya, itu adalah sambutan Wagub untuk Pengurus Wilayah KAHMI Sulbar saat pelantikan, sama sekali tidak ada hubungannya dengan pemutihan pajak,” tegas Ridwan, Selasa (15/9/2025).
Deepfake sendiri merupakan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu membuat konten audio-visual tampak sangat nyata, namun palsu. Teknologi ini kerap disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, merusak reputasi seseorang, bahkan sebagai modus penipuan.
Kominfo Sulbar pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah mempercayai konten yang tidak jelas sumbernya.
“Mari bersama-sama mencegah penyebaran hoaks yang bisa menimbulkan kebingungan dan merugikan banyak pihak. Pastikan informasi yang diterima sudah terverifikasi sebelum dibagikan,” pungkasnya.(*)






