20 Tahun Terbengkalai, Pemkab Polman Cari Dana Rehabilitasi Terminal Wonomulyo

Kondisi terkini Terminal Wonomulyo di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Terminal yang dibangun sejak 2005 tersebut belum berfungsi secara optimal dan kini Pemkab Polman tengah mengupayakan dukungan anggaran untuk rehabilitasi. (Dok. editorial9.com)

POLMAN, editorial9.com – Setelah 20 tahun sejak dibangun pada 2005, Terminal Wonomulyo di Kabupaten Polman belum kembali berfungsi secara optimal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polman, kini mencari dukungan anggaran untuk merehabilitasi fasilitas transportasi tersebut, yang terkendala keterbatasan keuangan daerah.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Disperkimtanhub) Polman, Andi Afandi Rahman, mengatakan keterbatasan anggaran menjadi salah satu kendala utama pemerintah daerah untuk melakukan rehabilitasi Terminal Wonomulyo.

Bacaan Lainnya

“Kita terkendala dana untuk pembangunannya,” pungkas Andi Afandi, saat dikonfirmasi, usai mengikuti upacara HUT PMI ke 81, di Polewali, Kamis, 17/09/26.

Meski terkendala anggaran, Pemkab Polman mengaku telah berupaya mencari sumber pembiayaan lain. Salah satunya dengan mengusulkan dukungan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

“Kita sudah bersurat ke Pak Gubernur. Alhamdulillah, ada respon juga dari teman-teman DPR provinsi. Kita sudah masukan Profosal ke Pak Gubernur, mudah-mudahan ada atensi beliau,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, Terminal Wonomulyo merupakan kewenangan pemerintah kabupaten. Namun, kondisi fiskal daerah saat ini menjadi tantangan bagi Pemkab Polman untuk membiayai rehabilitasi terminal secara mandiri.

“Meskipun ini kewenangan kabupaten terminal, cuma kita tahu sekarang transfer keuangan daerah ke kabupaten sangat minim ke daerah,” bebernya.

Menurutnya, keterbatasan sumber pembiayaan dari APBD Kabupaten Polman, membuat pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan pemerintah provinsi, termasuk melalui anggota DPRD Sulbar.

“Kita juga, sumber-sumber pembiayaan dari APBD Kabupaten terbatas, jadi kita berupaya bagaimana mudah-mudahan melalui perwakilan kita di DPRD Provinsi ada atensinya dan sudah kita komunikasikan,” sambungnya.

Pemkab Polman berharap rehabilitasi Terminal Wonomulyo dapat direalisasikan pada 2027. Pembenahan nantinya tidak hanya menyasar bangunan terminal, tetapi juga sejumlah infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.

Andi menyebut jalan, drainase dan pagar menjadi sejumlah fasilitas yang perlu mendapat perhatian. Selain itu, bangunan pendukung seperti area cafe juga dinilai perlu ditata agar kawasan terminal kembali nyaman bagi masyarakat.

“Itu semua perlu diperhatikan dulu, termasuk pendukung-pendukung penunjang didalamnya, seperti bangunan-bangunan cafenya, yang perlu ditata kembali supaya pengunjung-pengunjung nanti bisa nyaman didalam,” jelasnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *