Jakarta, editorial9.com – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Provinsi Sulawesi Barat, Badan Penghubung Daerah Sulawesi Barat menyambangi sejumlah mantan gubernur dan Penjabat (Pj) gubernur untuk merekam pesan, doa, dan harapan bagi masa depan daerah.
Kegiatan tersebut dilakukan pada Rabu (16/9/2026) sebagai bagian dari persiapan rangkaian publikasi HUT ke-22 Sulawesi Barat. Para mantan pemimpin Sulbar diminta menyampaikan testimoni yang nantinya dikemas dalam bentuk video untuk menjadi bagian dari dokumentasi peringatan hari jadi provinsi.
Salah satu tokoh yang ditemui yakni Anwar Adnan Saleh, Gubernur Sulawesi Barat dua periode 2006-2016. Badan Penghubung Daerah juga menyambangi Enny Anggraeni Anwar yang pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
Dalam pertemuan tersebut, keduanya menyampaikan ucapan selamat HUT ke-22 sekaligus doa dan harapan untuk kemajuan Sulawesi Barat.
Selain Anwar Adnan Saleh dan Enny Anggraeni Anwar, Badan Penghubung Daerah juga mengunjungi sejumlah gubernur dan Pj gubernur terdahulu lainnya.
Pesan dari para mantan pemimpin Sulbar tersebut akan dihimpun dan dikemas menjadi materi publikasi HUT ke-22. Dokumentasi itu sekaligus menjadi upaya merekam perjalanan Sulawesi Barat melalui pesan dari tokoh-tokoh yang pernah memimpin daerah tersebut.
Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, mengatakan video testimoni tersebut tidak hanya berisi ucapan selamat ulang tahun, tetapi juga doa, harapan, dan pesan untuk Sulawesi Barat.
“Pesan tersebut juga menjadi refleksi atas perjalanan pembangunan Sulawesi Barat selama 22 tahun sejak terbentuk sebagai provinsi,” kata Gemilang.
Menurutnya, keterlibatan para mantan pemimpin daerah dalam rangkaian HUT ke-22 diharapkan dapat menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus memperlihatkan perjalanan Sulawesi Barat dari masa ke masa.
Rangkaian dokumentasi tersebut juga diharapkan dapat memperkenalkan perkembangan Sulawesi Barat kepada masyarakat luas. Momentum HUT ke-22 menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat semangat bersama dalam melanjutkan pembangunan.
Sulawesi Barat terbentuk sebagai provinsi pada 2004. Memasuki usia ke-22 tahun, pemerintah daerah berharap peringatan hari jadi tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera dengan tetap menjunjung nilai-nilai Malaqbi.(*)






