Anggota BPD Tolak Rencana Pemindahan TPA ke Tenggelang

  • Whatsapp
Anggota BPD Tenggelang, Basri Bas, (Dok : Ist)

Polman – editorial9 – Wacana Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman), yang akan menempatkan TPA di Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, mendapat penolakan keras dari anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat.

Menurut Anggota BPD Desa Tenggelang, Basri Bas, dirinya merasa khawatir dan ia pun berharap agar para Kepala Desa (Kades) se Kecamatan Luyo, agar segera membuat surat pernyataan menolak wacana pemindahan TPA tersebut.

Bacaan Lainnya

“Alasannya jelas, TPA tidak ada manfaatnya apabila ditempatkan di Desa Tenggelang, bahkan sebaliknya akan menimbulkan masalah,” ucap Basri Bas, Selasa, 08/06/21.

Dewan Pembina FPPS Polman itu menilai, Pemkab terlalu buru-buru, mestinya selain mencari TPA baru, bisa juga dilakukan langkah lain, misalnya sampah diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat.

“Bayangkan sampah dari kecamatan lain di buang ke wilayah kami, padahal persoalan sampah di Kecamatan Luyo tidak ada masalah, yang tadinya tidak ada masalah, malah menjadi bermasalah,” ungkapnya.

Pemerintah harus mempertimbangkan betul – betul dampak yang akan ditimbulkan, mulai persoalan lingkungan dampak terhadap hewan ternak sapi, belum lagi bau busuk dan lain-lain.

“Kita berharap, pemerintah jangan asal tunjuk lokasi, kasian warga yang dirugikan,” harap Basri.

Berkaca dari pengalamannya saat dirinya berada di Kota Makassar, tepatnya di daerah Antang, kata Basri, jika daerah itu usai diguyur hujan maka akan tercium bau busuk, yang sangat mengganggu pernapasan.

“Padahal, tempat saya dengan lokasi TPA agak jauh, akan tetapi bau busuknya sangat menggangu. Kita tahu semua, Desa Tenggelang wilayahnya di tengah Kecamatan Luyo, sangat tidak masuk akal kalau TPA mau ditempatkan disini dampaknya bukan hanya di desa Tenggelang akan tetapi desa lainya yang ada di Kecamatan Luyo,” tutupnya.(Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *