ASN Pemprov Sulbar Diminta Taat Aturan 

  • Whatsapp
Upacara pengambilan sumpah dan penyerahan SK terhadap 285 CPNS di Pemprov Sulbar, Jumat, 21/01/22.(Dok : Mhy)

Sulbar – editorial9 – Gubernur Provinsi Sulawesi Barat, Alibaal Masdar, secara resmi menyerahkan SK sekaligus mengambil sumpah 285 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019, di gedung PKK Sulbar, Jumat, 21/01/22.

Dalam kesempatan itu, Alibaal berpesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk senantiasa bekerja dengan penuh loyalitas serta memiliki dedikasi yang tinggi terhadap tugasnya sebagai PNS. Termasuk tidak berpikir untuk segera pindah instansi sebelum masa waktu 10 tahun.

Bacaan Lainnya

“Apabila, ada PNS yang mencoba menerobos aturan yang telah ditetapkan, maka konsekuensinya adalah diberhentikan dengan tidak hormat,” ucap Alibaal.

Selain itu, ia juga meminta agar para PNS senantiasa menjaga nama baik dan citranya dengan selalu memperlihatkan perilaku yang baik dan menjadi teladan bagi masyarakat.

“Sebagai PNS, harus menjadi bagian untuk mencegah pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba dan penyakit sosial lainnya,” ungkapnya.

PNS harus memiliki wawasan luas, selalu berpikir jernih sebagai pelayan masyarakat, memiliki semangat kerja yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel, serta memberi manfaat untuk masyarakat

“Harus terus belajar, dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi, untuk dapat melaksanakan tugas dan fungsi secara profesional dan berintegrasi pada satuan kerja atau unit kerja tempat tugas,” terang Alibaal.

“Selalu pelihara semangat kebersamaan sebagai PNS, saling membantu dalam mengatasi setiap kendala, yang berpotensi menghambat pelaksanaan tugas,” sambungnya.

Alibaal juga menjelaskan bahwa, pengambilan sumpah atau janji merupakan peristiwa yang sakral. Berjanji sambil menjunjung kitab suci, memiliki makna untuk selalu mengingat sumpah yang telah diucapkan, agar dilaksanakan dengan rasa tanggungjawab yang tinggi sebagai ASN,  untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Sumpah atau janji yang diucapkan bukanlah sekedar formalitas. Tapi, merupakan pernyataan komitmen kesanggupan untuk bekerja sebagai pelayan rakyat, sesuai bidang tugas masing-masing,” tutupnya.(Mhy/Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.