MAMUJU – Bapperida Sulawesi Barat menargetkan realisasi anggaran hingga akhir 2025 mendekati 100 persen, setelah capaian keuangan hingga triwulan III tercatat sebesar 66,56 persen dari total pagu Rp14 miliar lebih.
Rapat evaluasi capaian kinerja dan realisasi anggaran tersebut digelar Selasa (7/10/2025) dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Bapperida, Darwis Damir, di ruang kerjanya. Agenda ini membahas pencapaian program serta langkah strategis menjelang akhir tahun anggaran.
Evaluasi ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, yakni memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menugaskan Sekretaris Bapperida untuk menyampaikan laporan capaian kinerja dan pelaksanaan anggaran triwulan III, sekaligus merumuskan langkah akhir tahun untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.
Dalam rapat evaluasi, Darwis didampingi Kasubag Keuangan dan Aset Daerah, Koordinator Program, Kasubag Umum dan Kepegawaian, serta Bendahara Pengeluaran untuk menelaah capaian kinerja keuangan tiap bidang, termasuk pencapaian program dan tantangan yang dihadapi selama tahun anggaran berjalan.
“Rapat capaian kinerja dan prognosis keuangan ini menjadi bahan evaluasi bagi Gubernur dan Wakil Gubernur terhadap implementasi Panca Daya sesuai dokumen RPJMD 2025–2029,” ujar Darwis.
Selain capaian keuangan, Darwis menekankan evaluasi rutin sebagai bagian dari sistem pengendalian internal.
“Setiap bulan kami menyusun laporan kinerja untuk memastikan seluruh program dan kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ia juga menelaah realisasi penyerapan anggaran dan pengeluaran keuangan tiap bidang serta sekretariat guna menilai efisiensi penggunaan dana, termasuk pembayaran kepada pihak ketiga. Targetnya, realisasi anggaran hingga akhir tahun dapat mencapai 99,87 persen.
“Insyaallah akan kita wujudkan hingga 99,87 persen,” tegas Darwis.
Beberapa kendala turut dibahas, seperti penyesuaian jadwal pelaksanaan kegiatan dengan anggaran kas yang tersedia.
“Kita rumuskan solusi dan strategi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program di tahun depan dan seterusnya, dengan melakukan penyesuaian serta perbaikan rencana kerja,” tambahnya.
Rapat evaluasi ini menjadi momentum penting bagi Bapperida Sulbar untuk memperkuat pengendalian kinerja, memastikan keselarasan program dengan arah kebijakan pembangunan daerah, serta mempercepat pencapaian target pembangunan yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029.(*)






