MAMUJU – Aksi tak biasa terjadi saat razia kendaraan overload di Jalan Poros Kalukku, Kabupaten Mamuju, Rabu (30/7/2025) sore. Dua pria pengendara mobil grandmax bikin heboh setelah salah satunya mengamuk dan mencoba kabur dari lokasi. Belakangan diketahui, keduanya positif mengonsumsi narkoba.
Kejadian terjadi sekitar pukul 16.00 Wita saat petugas Ditlantas Polda Sulbar menggelar razia kendaraan kelebihan muatan. Sebuah mobil grandmax dengan nomor polisi DP 8646 AC dihentikan karena diduga overload.
Namun, bukannya kooperatif, pengemudi mobil yang diketahui bernama Muh. Aditya Pranata justru bereaksi tidak wajar. Ia berteriak-teriak, merekam petugas, dan bahkan berusaha kabur dari Pos PJR Lengke sambil berteriak “tolong, aparat memukul!”.
“Ada indikasi pengemudi panik dan mencoba membuat kegaduhan. Dia sempat berlari ke jalan raya dan teriak-teriak,” kata seorang petugas di lokasi kejadian.
Berkat bantuan warga sekitar, Aditya dan kernetnya, Iskandar, berhasil diamankan kembali dan dibawa ke pos polisi. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk tes urine.
Hasilnya cukup mengejutkan. Dari pemeriksaan oleh tim Ditresnarkoba Polda Sulbar, baik Aditya maupun Iskandar dinyatakan positif menggunakan narkoba. Keduanya langsung diserahkan ke Satresnarkoba Polresta Mamuju untuk proses hukum lebih lanjut.
Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Wahid Kurniawan menegaskan, pihaknya tidak hanya menindak pelanggaran lalu lintas, tetapi juga penyalahgunaan narkoba di kalangan pengemudi.
“Ini ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan. Kami akan terus memperketat pengawasan, terutama terhadap kendaraan angkutan barang dan umum,” tegas Kombespol Wahid.
Polda Sulbar juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan aktivitas mencurigakan di jalan raya. Menurut Wahid, kolaborasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan berlalu lintas.(*)






