Bupati Sebut Kuota Vaksin di Mamuju Masih Kurang

  • Whatsapp
Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi (Dok : Ist)

Mamuju – editorial9 – Vaksinasi Covid19 di wilayah Kabupaten Mamuju, dipastikan mengalami kendala dalam proses pelaksanaannya, lantaran kurangnya jumlah suplai vaksin yang didapatkan.

Menurut Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, saat ini jumlah vaksin Covid19 yang tersedia di Dinas Kesehatan (Dinkes), hanya 50 vial sehingga hanya mampu mengakomodir sebanyak 500 orang, sementara setiap Puskesmas jumlah peserta vaskinasi setiap harinya, mencapai 100 hingga 150 orang.

Bacaan Lainnya

“Jadi kita terkendala disitu, masih kurang kuota vaksin yang diberikan oleh pemerintah,” ucap Sutinah, kepada awak media, di Mamuju, Rabu, 28/07/21. Malam.

Selain itu ia menambahkan, bahwa saat ini pihaknya hanya bisa menunggu adanya tambahan vaksin yang diberikan, lantaran Pemerintah Kabupaten berdasarkan aturan, tidak dapat mengajukan permohonan.

“Kita menunggu dari provinsi, provinsi pun seperti itu menunggu dari pusat,” tambahnya.

Akibat kurangnya kuota vaksin, kata Sutinah, puskesmas di Kabupaten Mamuju, saat ini mengambil langkah dengan cara membatasi jumlah peserta vaskinasi, yakni 100 hingga 150 orang dalam sehari.

“Karena mereka (tim vaksinasi) menyimpan untuk vaksin ke dua. Jadi, kalau dalam sehari jumlah masyarakat yang ingin divaksin mencapai 500 orang, maka yang bisa dilayani dalam seharinya itu hanya 100 hingga 200 orang,” katanya.

Lebih lanjut menuturkan, kesadaran masyarakat di wilayah Kota Mamuju untuk ikut serta dalam mensukseskan program vaksinasi Covid19, saat ini sudah sangat meningkat.

“Pelosok yang agak kurang. Olehnya itu, tadi kami sudah rapat meminta kepada OPD terkait seperti Dinkes, untuk lebih giat mensosialisasikan,” tuturnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *