Gagal Jalankan Komitmen, ASN Sulbar Siap Mundur atau Diberhentikan

Sulbar – Hari Kesadaran Nasional tahun ini, menjadi panggung refleksi bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Di momen sakral itu, komitmen para pejabat tinggi untuk membangun pemerintahan yang bersih dan profesional kembali ditegaskan melalui pakta integritas.

Penandatanganan pakta integritas yang dilakukan di hadapan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, pada Rabu,17/07/25 Malam itu, menandai kesungguhan ASN dalam menapaki tanggung jawab dengan lebih etis dan terarah.

Bacaan Lainnya

Tiga poin utama menjadi fondasi dalam dokumen tersebut: loyalitas dan dukungan penuh kepada pimpinan daerah, peningkatan kinerja termasuk pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kesiapan menerima sanksi apabila komitmen tidak dijalankan.

Plh Sekretaris Provinsi Sulbar, Herdin Ismail, yang memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional sehari setelahnya, menyampaikan bahwa ASN bukan hanya sekadar pelayan publik, melainkan juga panutan moral.

“Mungkin ada hal-hal yang luput dari pandangan manusia, tapi tidak dari penglihatan Tuhan,” ucap Herdin penuh makna.

Ia menyampaikan bahwa kedisiplinan kecil datang tepat waktu, menyapa rekan kerja dengan ramah, hingga bekerja sesuai target, adalah wujud nyata dari komitmen ASN terhadap pelayanan yang berkualitas.

Menurutnya, apabila komitmen dalam pakta integritas dijalankan dengan sepenuh hati, evaluasi dari pimpinan akan menjadi cerminan yang positif. Namun sebaliknya, bila tidak tercapai, maka ASN harus bersedia menerima konsekuensi mengundurkan diri atau diberhentikan.

“Tapi saya tetap yakin, jika kita bekerja dengan jujur, bersih, dan profesional, semua target pasti bisa dicapai,” tegasnya.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *