POLMAN, editorial9.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menghanguskan sekitar tiga hektare lahan perkebunan milik warga di Dusun Lamungan, Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Senin (20/7/2026) malam. Api yang diduga berawal dari lahan kosong di atas bukit itu berhasil dipadamkan sebelum merambat ke kawasan permukiman.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 18.30 Wita. Menindaklanjuti laporan itu, Bhabinkamtibmas Desa Kurma Brigpol Risal bersama personel piket Polsubsektor Mapilli Polsek Urban Wonomulyo langsung mendatangi lokasi kebakaran.
Saat petugas tiba di lokasi sekitar pukul 21.00 Wita, api telah dipadamkan oleh warga dengan bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Matakali. Proses pemadaman selesai sekitar pukul 22.00 Wita.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, lahan yang terdampak kebakaran merupakan milik Yasil (50), seorang pekebun asal Dusun Lamungan, Desa Kurma, dan Fatur Amin (34), warga Kecamatan Polewali. Api diduga pertama kali muncul dari area bukit, yang merupakan lahan kosong, kemudian merambat ke bagian bawah hingga membakar perkebunan yang ditumbuhi pohon bambu, rumput ilalang, dan pohon pisang.
Kapolsubsektor Mapilli IPTU Suriadi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan kerugian material masih didata.
“Kami mengimbau masyarakat, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat pemerintah maupun kepolisian agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” kata IPTU Suriadi.
Ia mengapresiasi kesigapan warga yang bersama petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan kobaran api sehingga tidak meluas ke permukiman.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang sigap membantu proses pemadaman bersama petugas. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dikendalikan sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun merambat ke kawasan permukiman,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan sejumlah warga, titik api pertama kali terlihat muncul dari atas bukit sebelum merambat ke lahan perkebunan milik warga. Sementara itu, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare.(*)






