Kesbangpol Sulbar Awasi Ketat Seleksi Paskibraka 2026

MAMUJU — Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 mendapat pengawasan ketat dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar. Tahapan psikotes yang digelar di Wisma Malabiq, Mamuju, Rabu (6/5/2026), dipantau langsung oleh Kepala Kesbangpol Sulbar, Muh. Darwis Damir.

Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, transparan, dan sesuai standar pembentukan calon Paskibraka tingkat provinsi.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Darwis turut didampingi tim dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila serta unsur Purna Paskibraka Duta Pancasila tingkat pusat. Hadir pula Achdiyat dari BPIP, Redo selaku admin BPIP, Athar sebagai Duta Pancasila, serta Kepala Bidang Ideologi Kesbangpol Sulbar, Hj. Tenri Asyahna.

Darwis menegaskan bahwa seleksi psikotes menjadi tahapan penting dalam menjaring calon Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan integritas pribadi.

“Proses seleksi ini harus berjalan profesional dan akuntabel agar menghasilkan putra-putri terbaik Sulawesi Barat yang nantinya mampu menjalankan tugas kenegaraan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan seleksi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui visi Panca Daya, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Menurutnya, pembinaan melalui program Paskibraka juga menjadi salah satu upaya strategis dalam menanamkan nilai nasionalisme, disiplin, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan kepada generasi muda.

Keterlibatan BPIP dan Purna Paskibraka Duta Pancasila diharapkan dapat memperkuat kualitas proses seleksi sekaligus memastikan nilai-nilai ideologi Pancasila tertanam sejak awal pembinaan.

Pelaksanaan psikotes ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi calon Paskibraka Sulbar 2026 yang diikuti peserta dari berbagai kabupaten. Setelah psikotes, peserta masih akan menjalani tahapan lanjutan seperti tes kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga kemampuan baris-berbaris. (Rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *