Sulbar – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan dari Tim Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Mamuju, Selasa (15/7/2025).
Pertemuan ini, berlangsung di ruang kerja Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar dan diterima langsung oleh dua pejabat fungsional inspektur ketenagalistrikan ahli muda, Marwazi Abdullah dan Farid Asyhadi.
Kunjungan tersebut, bertujuan untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi pasokan listrik serta memahami kewenangan pengelolaan energi di wilayah Sulawesi Barat.
Pertemuan ini, menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi antara institusi pertahanan dan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga ketahanan energi dan mendukung operasional fasilitas militer di wilayah tersebut.
“Kebutuhan daya listrik di Sulbar saat ini telah melampaui angka 100 Megawatt (MW), sementara daya mampu sistem kelistrikan mencapai lebih dari 280 MW,” jelas Marwazi Abdullah.
Ia menambahkan, bahwa sebagian besar pasokan berasal dari pembangkit milik PLN dan juga didukung oleh sistem interkoneksi dari provinsi tetangga seperti Sulsel dan Sultra.
Menurutnya, kondisi ini menjadikan sistem kelistrikan Sulbar dalam posisi yang relatif aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, pelaku usaha, dan instansi pemerintahan, termasuk TNI dan Polri.
Ia juga menekankan, bahwa Pemprov Sulbar memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin operasional bagi pembangkit listrik dengan kapasitas di bawah 500 kilowatt (kW), terutama untuk sektor usaha dan industri non-PLN.
Sementara itu, Farid Asyhadi menilai kunjungan ini sebagai bentuk kolaborasi yang strategis dalam mendukung penyusunan perencanaan energi, khususnya untuk kebutuhan pertahanan dan penguatan infrastruktur dasar.
“Kami menyambut baik kunjungan ini dan siap menjalin koordinasi berkelanjutan, baik dalam penyediaan data teknis maupun mendukung perencanaan jangka panjang untuk fasilitas strategis TNI,” ujar Farid.
Kegiatan ini selaras dengan visi Panca Daya yang diusung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (JSM), dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dengan optimalisasi potensi lokal, termasuk sektor energi.
Kunjungan ini mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat antara sektor energi dan pertahanan dalam mendukung pembangunan Sulawesi Barat yang tangguh dan berdaya saing.(*)






