POLMAN — Satu dusun di wilayah Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, hingga kini masih terisolir akibat longsor yang terjadi sejak Jumat (14/5/2026). Material longsor menutup akses jalan menuju permukiman warga, sehingga kendaraan belum bisa melintas ke lokasi terdampak.
Wilayah yang masih terisolir tersebut berada di Dusun Mesakada, tepatnya di Desa Ranggoan. Hingga Rabu (20/5), akses menuju dusun itu masih tertutup timbunan material longsor.
Kalaksa BPBD Kabupaten Polman, Andi Chandra, mengatakan pihaknya terus berupaya membuka jalur menuju lokasi agar bisa dilalui kendaraan.
“Pengertian terisolir disini karena akses jalan masih terdapat longsoran yang belum dibersihkan. Jadi cuma berjalan kaki,.yang bisa tembus. Kami sekarang lagi berupaya agar bisa masuk alat berat, untuk membuka jalur agar dapat dilewati kendaraan,” ucap Andi Chandra, via WhatsApp, Rabu (20/5/2026).
Meski akses kendaraan terputus, distribusi bantuan logistik untuk warga terdampak dipastikan tetap berjalan. Bantuan telah disalurkan oleh sejumlah pihak yang menjangkau lokasi dengan berjalan kaki.
“Sudah ada dari Brimob dan dinas sosial,” pungkasnya.
Andi menjelaskan, hingga kini proses pembersihan material longsor terkendala belum tersedianya alat berat untuk membuka jalan yang tertutup.
“Menunggu alat berat,” singkatnya.
BPBD menargetkan jalur menuju Dusun Mesakada dapat dibuka dalam waktu dekat, sehingga aktivitas warga bisa kembali normal dan distribusi bantuan lebih mudah dilakukan.
“Satu, dua hari ini,” tutupnya.(Mp)






