Pasca Gempa, 8 Orang Terjebak Reruntuhan Bangunan RS.Mitra Manakarra 

Proses evakuasi korban reruntuhan bangunan RS.Mitra Manakarra.(Dok : Jab)

Mamuju – editorial9 – Rumah Sakit (RS) Manakarra, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, akibat guncangan gempa magnitudo 6,2 yang berpusat di Kabupaten Majene, terjadi Jumat 15 Januari 2021, dinihari tadi.

Menurut salah seorang bidan di RS. Mitra Manakarra, Muflih, sebanyak 8 orang korban terjebak reruntuhan bangunan lima lantai yang rata dengan tanah.

Bacaan Lainnya

“Kedelapan korban itu terdiri dari dua orang perawat, satu pegawai apotek, empat orang pasien berpasangan dan satu bayi yang berada di dalam inkubator. Mereka terjebak, karena tidak sempat menyelamatkan diri saat gempa itu terjadi,” ucap Mufli, kepada wartawan, Jumat, 15/01/21.

Ia juga mengungkapkan, bahwa empat orang korban tersebut, masih terdeteksi hidup, karena beberapa saat yang lalu, saat subuh mereka masih meminta pertolongan.

“Sedangkan empat lainnya belum diketahui kondisinya,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota tim penyelamat, Ibnu Imat Totori, mengaku bahwa pihaknya mengalami kesulitan untuk melakukan penyelamatan. Karena tidak adanya alat berat, untuk mengevakuasi para korban dari reruntuhan beton.

“Saat ini kita masih berusaha dengan alat seadanya, kita sangat membutuhkan alat berat untuk memindahkan beton-beton ini,” terang Imat.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa pihaknya telah menghubungi pihak terkait, untuk membantu proses evakuasi korban gempa tersebut.

“Sebelum bantuan datang, kami tetap berusaha untuk menyelamatkan korban. Semoga para korban ini dapat selamat,” tutupnya.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 6,2 yang berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 kilometer Timur Laut Majene itu, getarannya juga turut dirasakan di pusat ibukota Provinsi Sulawesi Barat, yakni Kabupaten Mamuju, sehingga mengakibatkan sejumlah bangunan dilaporkan ambruk, seperti kantor Gubernur Sulawesi Barat, bangunan Grand Maleo Hotel dan Matos Hotel. (Jab/MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *