Mamuju – editorial9 – Kerjasama antara Perum Bulog dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju perihal distribusi tunjangan beras ASN, kini memasuki tahun ketiga.
Hal itu ditandai dengan ditekennya MoU dengan Perum Bulog, oleh Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, di Aula Kantor Bupati Mamuju, Selasa, 31/01/23.
“Alhamdulillah sampai tahun 2023 kita masih konsisten mensupport penyerapan hasil pertanian di Kabupaten Mamuju bisa diserap dan dinikmati oleh masyarakat Mamuju,” ucap Sutinah.
Dengan adanya kerjasama Pemkab dengan Perum Bulog dalam hal pengadaan beras ASN, hasil kerja keras petani lokal bisa dinikmati bersama dan tidak ada lagi yang berasal dari luar Mamuju.
“Tentu hal ini, akan memberi dampak positif bagi petani lokal Mamuju, sebab dengan demikian harga beras yang mereka hasilkan, akan bisa bersaing sebab penyerapannya terarah,” ujarnya.
Lebih lanjut Sutinah menjelaskan bahwa, hal tersebut bagian dari komitmen Pemkab Mamuju, untuk mensupport petani lokal dari hulu sampai ke hilir.
Saya berharap, dengan adanya MoU ini kita semua bisa mendukung program ini. Semua Kepala OPD akan didata, siapa yang mengorder beras Bulog dan siapa yang tidak,” jelasnya.
Sementara itu, Perum Bulog yang diwakili Jamaluddin, mengaku bahwa Perum Bulog, memiliki penugasan dalam hal penyerapan atau pengadaan beras dari petani. Juga, harus memastikan pengamanan harga untuk konsumen.
“Sesuai amanah pemerintah peraturan no 48 tahun 2016,” pungkas Jamaluddin.
Dengan adanya Mou ini, Perum Bulog bisa membantu dalam hal penyerapan beras premium lokal, Bumi Manakarra.
“Beras terbaik, yang akan kita distribusikan untuk ASN di Pemkab Mamuju,” tutupnya.(*)






