Positif Covid19 di Sulbar Kembali Bertambah 20 Kasus

  • Whatsapp
Jubir Tim gugus tugas penanganan Covid19 Sulbar, Safaruddin Sanusi.

Mamuju – editorial9 – Pemerintah melalui tim gugus tugas penanganan dan pencegahan Covid19 Provinsi Sulawesi Barat, kembali mengumumkan perkembangan terkini kasus penyebaran virus corona di Sulbar.

Menurut juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid19 Sulbar, Safaruddin Sanusi, berdasarkan hasil dari Laboratorium (Lab) BBLK Makassar, menunjukkan adanya penambahan sebanyak 20 kasus positif.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya, kami menyampaikan bahwa hasil Lab yang akan kami release hari ini, adalah hasil pemeriksaan dari BBLK Makassar yaitu ada 20 orang penambahan kasus positif, masing-masing dari Kabupaten Mamuju 7 orang dan Kabupaten Majene 13 orang,” ucap Safaruddin, melalui press rilisnya, Kamis, 06/08/20.

Selain itu Safaruddin juga menambahkan, bahwa untuk kasus pasien di Sulbar yang dinyatakan sembuh hingga tanggal 06 Agustus 2020 ini, sebanyak 151 orang.

“Data positif Covid19 sampai dengan tanggal 06 Agustus 2020, pukul 16.00.Wita adalah 265 orang,” tutupnya.

Berikut, rincian 20 tambahan kasus positif Covid19 yang dirilis oleh tim gugus tugas penanganan Covid19 Sulbar:

Dari Kabupaten Mamuju 7 orang

Kasus nomor 246, perempuan, inisial nyonya MA (32) beralamat di Kelurahan Simbuang, Kabupaten Mamuju.Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit. Yang bersangkutan pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan sementara ini menjalani isolasi mandiri.

Kasus nomor 247 perempuan, inisial nyonya NU (28), beralamat di Kelurahan Simbuang, Kabupaten Mamuju. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

Kasus nomor 248 perempuan, inisial nona NH (18) beralamat di Kelurahan Simbuang, Kabupaten Mamuju, tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit. Yang bersangkutan pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan sementara ini tengah isolasi mandiri.

Kasus nomor 249 perempuan, inisial nona MA (18) beralamat di Kelurahan Simbuang, Kabupaten Mamuju. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, namun pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi, dan sementara ini menjalani isolasi mandiri.

Kasus nomor 250, perempuan, inisial nyonya YDK (53), beralamat di Kelurahan Simbuang, Kabupaten Mamuju. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit namun, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara menjalani isolasi mandiri.

Kasus nomor 251, laki-laki, inisial tuan BOR (23), beralamat di Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, tidak pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 252, laki-laki, inisial tuan HR (22), beralamat di Kelurahan Mamunyu, Kabupaten Mamuju, memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit. Yang bersangkutan tidak pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Dari Kabupaten Majene 13 orang

Kasus nomor 253, perempuan, inisial nona. WA (14), beralamat di Kelurahan Labuang, Kabupaten Majene.Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 254,perempuan, inisial nyonya MA (33), beralamat di Kelurahan Lembang, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan, tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara menjalani isolasi mandiri.

Kasus nomor 255, laki-laki, inisial tuan TPW (22), beralamat di Kelurahan Labuang Utara, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, yang bersangkutan pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 256, laki-laki, inisial tuan HS(43) beralamat di Kelurahan Labuang Utara, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara Isolasi mandiri.

Kasus nomor 257, laki-laki, inisial tuan ARP (21), beralamat di Kelurahan Labuang Utara, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara menjalani isolasi mandiri.

Kasus 258, laki-laki, inisial tuan NDK (33) adalah beralamat di Kelurahan Lembang Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit. Pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus 259 laki-laki, inisial tuan MRA (23), beralamat di Kelurahab Lembang, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, melainkan pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 260, laki- laki, inisial tuan. AM (34), beralamat di Kelurahan Lembang, Kabupaten Majene.Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, namun pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 261, laki-laki, inisial tuan MHA (22), beralamat di Kelurahan Lembang, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, melainkan pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 262 laki-laki, inisial tuan GSW (23), beralamat di Kelurahan Lembang, Kabupaten Majene.Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 263, laki-laki, tuan AR (34) beralamat di Kelurahan Lembang, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, melainkan pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan saat ini sementara isolasi mandiri.

Kasus nomor 264, perempuan, inisial nyonya RS (63), beralamat di Kelurahan Pangali-ali, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan sementara menjalani isolasi mandiri.

Kasus nomor 265, laki-laki, inisial tuan RU (38), beralamat di Kelurahan Galung, Kabupaten Majene. Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar kota atau daerah terjangkit, pernah kontak dengan pasien terkonfirmasi dan sementara ini menjalani isolasi mandiri.(FM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.