Program Jamsos Ketenagakerjaan Pasar Mamuju Keren Dilaunching

  • Whatsapp
Pemotongan pita oleh Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, saat melaunching program Jamsos Ketenagakerjaan Pasar Mamuju Keren di Tasiu, Selasa, 06/07/21.(Dok : Diskominfosandi)

Mamuju – editorial9 – Pemerintah Kabupaten Mamuju (Pemkab Mamuju) secara resmi meluncurkan program kawasan Jaminan Sosial (Jamsos) ketenagakerjaan Mamuju Keren, di pelataran Pasar Tasiu, Kecamatan Kalukku, pada hari Selasa, 07/07/21.

Diketahui program tersebut, merupakan tidak lanjut dari ditandanganinya Perjanjian Kerja Sama (PKS) Jamsos Ketenagakerjaan Pasar Mamuju Keren, oleh Dinas Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mamuju dan BPJS Ketenagakerjaan, 16 Juni 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, mengungkapkan bahwa Jamsos ketenagakerjaan Mamuju Keren, menyasar tiga pasar di Bumi Manakarra, yakni pasar sentral lama Mamuju, pasar baru Mamuju dan pasar Tasiu Kalukku.

“Warga Kalukku boleh berbangga, bahwa kegiatan yang kita tempatkan hari ini, di Kecamatan Kalukku terus menggambarkan upaya pemerintah daerah, dalam mendorong Kecamatan Kalukku menjadi salah satu penyangga utama Kabupaten Mamuju,” ucap Sutinah.

Selain karena ditunjang sumber daya alam yang melimpah, kata Sutinah, intervensi program memang sangat layak kita maksimalkan di tempat ini. Terlebih Kecamatan Kalukku merupakan wilayah yang banyak mendulang dukungan di Pilkada lalu, yang mengindikasikan akan kecintaan warga Kalukku, terhadap pasangan Tina-Ado.

“Saya berharap, para pelaku usaha di Pasar Tasiu ini, akan menjadi pelopor untuk mulai mencatatkan diri pada BPJS Ketenagakerjaan dan kita harapkan menular ke titik yang lain, sehingga pada akhirnya semua pekerja di Kabupaten Mamuju dapat tercover dalam program ini,” ungkapnya.

“BPJS Ketenagakerjaan sendiri, membidik empat area yang menjadi sasaran utama, yakni jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan pensiun,” sambungnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa keberadaan program Jamsos Ketenagakerjaan di pasar Mamuju Keren, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Mamuju, mengingat fakta bahwa terdapat 2.3 juta pekerja yang meninggal di tempat kerja setiap tahunnya, baik disebabkan oleh kecelakaan kerja, maupun karena mengidap penyakit.

“Bijaksana jika kita semua, membentengi diri dengan jaminan sosial, agar risiko yang timbul dari pekerjaan dapat kita antisipasi. Terlebih di masyarakat kita ada tradisi takziah mambaca yang berlangsung hingga 100 hari, yang tentunya memakan banyak biaya. Harapan kami, santunan kematian dari BPJS ketenagakerjaan akan meringankan beban tersebut. Tidak rugiki, ayo daftar,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan pada tiga orang keluarga penerima manfaat antara lain keluarga almarhum Herman, yang bekerja di Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Mamuju, menerima santunan sebesar Rp. 42.000.000. Keluarga almarhum Abd. Rahman Ramli, yang bekerja di PT. Manakarra Multivision, menerima santunan sebesar 126.000.000, berikut beasiswa salah satu anak almarhum hingga lulus kuliah. (Adv/Diskominfosandi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *