Rayu : Satgas Covid19 Sulbar “Punah”

  • Whatsapp
Anggota DPRD Sulbar, Rayu.(Dok : Mp)

Mamuju – editorial9 – Kinerja Tim Satuan Gugus Tugas penanganan Covid19, Provinsi Sulawesi Barat, mendapat sorotan dari lembaga DPRD Sulbar.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Rayu, menyebutkan bahwa Tim Satgas Covid19 di Sulbar, sejak dua bulan terakhir ini tak pernah lagi berkegiatan.

Bacaan Lainnya

“Kalau dibilang mati surih ya mati surih, bahkan bisa dibilang sudah “punah”. Coba kita lihat dua bulan terakhir, apa kegiatannya ? gak ada sama sekali,” ucap Rayu, saat dikonfirmasi di Ruang Rapat sementara Kantor DPRD Sulbar , Selasa, 27/04/21.

Anggota DPRD dari Fraksi PDIP ini, juga mengungkapkan, bahwa harusnya Tim Satgas Covid19 Sulbar yang paling berperan dalam mensosialisasikan, tentang adanya larangan mudik lebaran di Tahun 2021 ini.

“Sebenarnya, dia (Satgas Covid19 Sulbar) yang punya urusan semuanya,” tutupnya.

Menanggapi hal tersebut, Juru bicara Tim Satgas Covid19 Sulbar, Safaruddin Sanusi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Satgas Covid19 Provinsi Sulawesi Barat, masih tetap bekerja dan tidak pernah vakum.

“Hanya memang, aturan tentang larangan mudik lebaran ini, baru keluar surat edarannya,” ungkap Safaruddin Sanusi, via telepon, Rabu, 28/04/21 Malam.

Salah satu bukti, jika Tim Satgas Covid19 Sulbar masih tetap bekerja kata Safaruddin, hingga saat ini informasi tentang perkembangan Covid19 di Sulbar, setiap harinya masih tetap ada.

“Termasuk di tingkat kabupaten jalan juga. Itu artinya tidak vakum,” sebutnya.

Kadis Kominfo dan Persandian Provinsi Sulbar itu, juga menerangkan bahwa terkait dengan surat edaran larangan mudik lebaran Tahun 2021, sebagai tindak lanjutnya atas tehknis pelaksanaannya, maka harus dibentuk tim khusus.

Jika dilibatkan kesehatan dan Satgas Covid, ya memang harus dibentuk tim khusus, tapi persoalannya harus dikoordinasikan ke semua pihak, karena masalah tersebut bukan hanya tugas dari tim gugus semata.

“Artinya, memang harus melibatkan banyak pihak, ada dari Dinas Perhubungan, ada BNPB, kepolisian dan lain sebagainya,” tutur Safaruddin.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *