Musnahkan 329 Gram Shabu, Gubernur Sulbar Apresiasi Kinerja BNN

  • Whatsapp
Gubernur Sulbar, Alibaal Masdar, bersama Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, saat memusnahkan Narkoba jenis shabu di Kantor BNNK Polman.(Dok : Humas Pemprov Sulbar)

Polman – editorial9 – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM), bersama Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, menghadiri pemusnahan barang narkotika yang dilakukan oleh BNNP Sulawesi Barat di BNNK Polman, Rabu, 28/04/21.

Dalam pemusnahan tersebut, sedikitnya 329,4430 gram barang bukti narkotika jenis shabu yang dimusnahkan, dengan jumlah tersangka 7 orang.

Bacaan Lainnya

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dalam sambutannya mengapresiasi kinerja personil BNNP Sulawesi Barat dan BNNK Polewali Mandar, dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika di Sulbar. Ia pun mengungkapkan rasa prihatin, lantaran makin banyaknya warga yang terjebak bisnis haram Narkotika.

Gubernur Sulbar, Alibaal Masdar, bersama Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, menyaksikan langsung proses pemusnahan Narkoba jenis shabu, di Kantor BNNK Polman.(Dok : Humas Pemprov Sulbar)

“Saya harapkan, para pelaku bisa sadar apalagi hukuman para pelaku narkoba tidak main-main. Kasihan anak dan keluarga, jika kalian semua (pelaku) harus menjalani hukuman yang sangat lama, karena tersandung masalah narkoba,” ucap ABM.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulawesi Barat Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto menybeutkan, barang bukti narkoba diperoleh dari dua kasus yang berhasil diungkap petugas.

“ Pada hari ini kami menyampaikan dua kasus sebenarnya, yang pertama melibatkan tiga orang tersangka, dia terlibat dalam kepemilikan dan pengendalian Narkotika jenis sabu, seberat kurang lebih yang tadi telah saya sebutkan (329,4430 gram).

Kedua kata Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto,kasus yang melibatkan 4 orang tersangka, disini barang buktinya masih berada di labfor makassar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun yang pasti, sudah dinyatakan positif makanya mereka kami amankan dan lakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, “ katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyisihkan barang bukti sebanyak 7,4897 gram untuk berbagai kepentingan. Barang tersebut, sebelumnya telah disishkan sekitar 7,5 gram untuk kepentingan pembuktian di persidangan dan juga untuk pembuktian di laboratorium forensik Polda Sulawesi Selatan, di Makassar.

“Kondisi di lapangan, pemusnahan barang bukti ini dilakukan dengan melarutkan sabu ke dalam air, kemudian ditumpahkan masuk ke septik tank,” tutupnya.

Untuk diketahui, pemusnahan tersebut juga dihadiri Wabup Polman, Natsir Rahmat, Danrem 142 Tatag, Brigjen TNI Firman Dahlan instansi vertikal serta undangan lainnya.(Adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *