Sekda Polman Tekankan Kesiapsiagaan Bencana: Semua Unsur Harus Siap

Sekda Polman, Nursaid Mustafa, saat memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan Apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 di Lapangan Pancasila, Kabupaten Polewali Mandar. (Dok. Istimewa)

POLMAN — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmen memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui Apel Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Pancasila, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Sulawesi Barat, dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, instansi pemerintah, relawan, hingga masyarakat dari seluruh kabupaten.

Bacaan Lainnya

Apel dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Nursaid Mustafa.

Dalam kesempatan itu, Junda Maulana membacakan sambutan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang berhalangan hadir karena agenda pemerintahan di Makassar. Pemprov Sulbar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Apel kesiapsiagaan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dirangkaikan dengan simulasi penanganan darurat gempa bumi dan tsunami berbasis pemberdayaan masyarakat. Simulasi tersebut dilakukan untuk menguji kesiapan personel serta peralatan dalam menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Polewali Mandar, Nursaid Mustafa, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi bencana.

“Melalui apel ini, kita ingin memastikan seluruh personel dan peralatan siap digunakan kapan saja saat dibutuhkan. Penanganan bencana membutuhkan kerja sama semua pihak,” ujar Nursaid usai kegiatan.

Ia menambahkan, kesiapsiagaan menjadi faktor penting dalam meminimalisir risiko bencana, terlebih menjelang musim hujan yang berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah.

Selain apel dan simulasi, kegiatan juga diisi dengan pengecekan peralatan penanggulangan bencana guna memastikan seluruh sarana dalam kondisi siap pakai saat terjadi keadaan darurat.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan aparat serta kesadaran masyarakat dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem serta mengikuti arahan pemerintah dan petugas, demi keselamatan bersama. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *