Timses HI di Pilkada 2015 Alih Dukungan ke Tina-Ado, Ini Alasannya

  • Whatsapp
Kampanye terbatas Sutinah di Kecamatan Kalukku.(Dok : Ist)

Mamuju – editorial9 – Calon Bupati Mamuju nomor urut 1 Sutinah Suhardi, kembali melaksanakan kampanye terbatas, dengan menyasar Desa Kabuloang dan Kalukku Barat, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Selasa,12/10/20.

Di dua tempat berbeda itu, Sutinah memaparkan konsep visi misi koalisi Mamuju keren, sekaligus mendengarkan langsung permasalahan warga desa Kabuloang dan Kalukku barat selama ini.

Bacaan Lainnya

Di Desa Kabuloang, Sutinah Suhardi mencatat apa yang menjadi problem masyarakat desa Kabuloang yang mengeluhkan mulai dari pelayanan, pembangunan hingga lapangan kerja bagi ibu-ibu.

Sementara di Desa Kalukku Barat, warga mengeluhkan beberapa janji-janji petahana dalam hal ini Habsi-Irwan, yang sampai saat ini tak kunjung realisasi.

Usman Malik, mantan Timses Habsi-Irwan di Pilkada 2015 silam.

Seperti yang disampaikan Usman Malik, yang mengaku bahwa dirinya di Pilkada Tahun 2015 silam adalah Tim pemenangan atau Tim Sukses (Timses) dari Petahana Habsi-Irwan (HI), namun di Pilkada 2020 ini, dirinya memilih untuk mendukung pasangan Tina-Ado.

“Kenapa berubah dukungan, karena dulu patahana ini pernah menjanjikan tiga hal kepada masyarakat di Kalukku Barat, yang pertama, dia mau berjanji memberikan bantuan kepada nelayan tiap tahunnya. Kedua, dia berjanji masukkan bus sekolah di Kalukku Barat. Ketiga, mau membangun Rumah Sakit satelit di Tasiu,” ucap Usman.

Kata Usman, ketiga janji ini tidak ada yang direalisasikan. Itu sebabnya masyarakat Kalukku barat marah dan yang betul-betul menginginkan bupati saat ini diganti.

“Selama dia duduk, tidak perna berkunjung ke Kalukku barat. Nanti ada yang berkunjung saat dia berkampanye baru-baru ini, itu pun pak wakil bupati Irwan Pababari saja,” jelasnya.

Selain itu, menurut Usman, hampir semua tokoh dari berbagai dusun yang ada di Desa Kalukku Barat, siap memenangkan pasangan Sutinah-Ado.

“Mereka yang hadir saat ini, itu lah semua petarungnya yang memperjuangkan Habsi-Irwan 2015 lalu. Jadi, insya Allah kami berkomitmen di Kalukku barat ini memenangkan Sutinah-Ado 80 persen.

“Kami kembali kompak dan sepakat memenangkan Tina-Ado, atau kalau tidak percaya coba turunkan survey disni, lakukan agar mereka tau, karena masyarakat disini benar-benar nekat ganti Bupati dan tidak mau lagi, mendengar janji-janji Habsi-Irwan,” sambungnya.

Muhlis, mantan Timses Habsi-Irwan di Pilkada 2015 silam.

Hal senada juga disampaikan Muhlis, bahwa memang ada beberapa yang dijanjikan pasangan petahana 2015 lalu. Namun, Muhlis memilih untuk tidak menyebutkan janji-janji petahana pada kampaye, Pilkada tahun 2015 lalu.

“Bahkan rumah saya tempat pertemuannya saat itu, tapi tidak usah disebutkan apa janji-janji beliau saat itu, yang pasti, tidak ada yang realisasi biar satupun,” ungkapnya

Muhlis beralasan mengalihkan dukungannya ke Tina-Ado, karena selama 5 tahun ini, dianggapnya tidak adanya perubahan.(Shir/MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.