Tolak Mutasi Jelang Akhir Periode Gubernur, Pemerhati Pembangunan Demo Pelantikan Eselon di Pemprov Sulbar

  • Whatsapp
Puluhan massa aliansi Mahasiswa Sulbar Pemerhati Pembangunan, menggelar aksi unjuk rasa di areal Rujab Gubernur, Kamis,28/04/22.(Dok : Mp)

Sulbar – editorial9 – Puluhan massa yang tergabung dalam aliansi Mahasiswa Sulbar Pemerhati Pembangunan, menggelar aksi unjuk rasa di Rujab Gubernur Sulbar, Kamis,28/04/22. Malam.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penolakan atas mutasi yang dilakukan oleh Pemprov Sulbar 28 April 2022, jelang akhir jabatan Gubernur dan wakilnya.

Bacaan Lainnya

Koordinator aksi, Sopliadi, mengatakan berdasarkan aturan Undang-undang, di enam bulan terakhir masa jabatan,harusnya pemerintah tidak melakukan mutasi.

“Saya menganggap bawah langkah ini cacat secara administrasi,” ucap Sopliadi, saat dikonfirmasi.

Selain itu, ia menduga proses pelantikan pejabat eselon II,III dan IV sarat akan kepentingan, lantaran pelaksanaannya dilakukan malam hari di akhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Kami menduga, aksi ini ditengarai kepentingan besar,” ungkapnya.

Aktivis HMI itu, juga menjelaskan sejak awal DPRD telah menekankan, agar Pemprov Sulbar dalam hal ini Gubernur, tidak melakukan mutasi di akhir jabatan, lantaran sarat akan dugaan kepentingan.

“Bahkan menyampaikan ada dugaan aliran dana yang kemudian masuk ke tangan pimpinan pemerintah Sulawesi Barat,” bebernya.

Lebih lanjut ia menuturkan, akan membawa masalah tersebut ke meja DPRD dan akan meminta lembaga perwakilan rakyat untuk mengambil hak interpelasi dan hak angket.

“Serta kemudian, kami akan melapor ke KPK terkait proses pelantikan ini, karena diduga pelantikan tersebut dintengarai kepentingan tertentu,” tutupnya.(Mp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.