Wakapolda Sulbar Genjot Intelijen Berbasis Teknologi

Wakapolda Sulbar Brigjen Pol Hari Santoso saat mengecek peralatan khusus di ruang Ditintelkam Polda Sulbar. Dok. Istimewa.

MAMUJU, editorial9.com – Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Barat, Brigjen Pol Hari Santoso, mendorong percepatan transformasi pelayanan kepolisian berbasis teknologi informasi melalui penguatan fungsi intelijen. Langkah itu ditandai dengan pengecekan langsung terhadap peralatan khusus milik Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Sulbar, Kamis, 23 Juli 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Hari Santoso didampingi Direktur Intelkam, Direktur Reserse Narkoba, dan Kepala Bidang Humas Polda Sulbar. Ia memastikan seluruh perangkat yang digunakan dalam mendukung tugas intelijen berada dalam kondisi siap pakai dan mampu menunjang kebutuhan operasional.

Bacaan Lainnya

Di ruang kerja Ditintelkam, Wakapolda memeriksa satu per satu peralatan berteknologi khusus yang digunakan untuk mendukung pengumpulan data, pemantauan situasi, analisis informasi, hingga penyajian data bagi pengambilan keputusan pimpinan.

Personel Ditintelkam kemudian memaparkan fungsi serta mekanisme penggunaan setiap perangkat, termasuk kemampuan teknologi yang dimiliki dalam mendukung tugas kepolisian di lapangan.

Hari Santoso menegaskan, keberadaan peralatan modern tersebut merupakan amanah yang harus dimanfaatkan secara optimal. Menurut dia, kecanggihan teknologi tidak akan memberikan hasil maksimal apabila tidak diimbangi dengan kemampuan personel dalam mengoperasikan dan merawatnya.

“Teknologi canggih yang dipercayakan kepada kita adalah sarana untuk meningkatkan kinerja. Yang paling utama adalah bagaimana kita merawatnya, memahaminya, dan memanfaatkannya secara tepat guna. Jangan sampai alatnya canggih, namun pengelolaannya tidak maksimal,” ujar Hari Santoso.

Ia juga meminta seluruh personel terus meningkatkan kompetensi di bidang teknologi informasi. Menurutnya, transformasi pelayanan berbasis digital menuntut aparat kepolisian untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Transformasi pelayanan berbasis IT menuntut kita untuk terus belajar dan beradaptasi. Jadikan alat ini, sebagai jembatan agar kita semakin sigap merespons perkembangan situasi dan semakin baik dalam melayani kepentingan masyarakat,” katanya.

Pengecekan tersebut, menjadi bagian dari upaya Polda Sulbar memperkuat fungsi intelijen yang modern, adaptif, dan responsif terhadap dinamika keamanan wilayah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *