MAMUJU, editorial9.com – Menjelang Hari Jadi ke-22 Provinsi Sulawesi Barat, deretan penghargaan mewarnai perjalanan pemerintahan Gubernur Suhardi Duka (SDK) sejak Februari 2025 hingga September 2026. Penghargaan tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pengendalian inflasi, digitalisasi, ketenagakerjaan, reformasi hukum hingga program perumahan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengatakan sejumlah capaian tersebut tidak lepas dari arahan dan koordinasi Gubernur Suhardi Duka kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Capaian-capaian tersebut tercapai berkat bimbingan dan arahan yang diberikan Gubernur kepada seluruh OPD,” ujar Ridwan, Sabtu (19/9/2026).
Ridwan mengatakan deretan penghargaan tersebut menjadi bagian dari capaian Sulbar memasuki usia ke-22. Menurut dia, berbagai penghargaan itu menunjukkan adanya peningkatan kinerja pemerintah daerah di sejumlah sektor strategis.
Adapun sejumlah penghargaan yang dicatat Pemprov Sulbar sepanjang periode tersebut antara lain Sertifikat Frambusia untuk Kabupaten Polewali Mandar dari Kementerian Kesehatan pada 26 September 2025.
Selanjutnya, pada 28 November 2025, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulbar mendapat penghargaan sebagai TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Kawasan Sulawesi Tahun 2025 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Sulbar kembali mencatat penghargaan di bidang digitalisasi. Pada 1 Desember 2025, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Sulbar meraih penghargaan TP2DD Terbaik Tahun 2025 dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Memasuki 2026, capaian tersebut berlanjut. Pada 27 Januari 2026, Sulbar menerima UHC Awards 2026 kategori Madya dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Penghargaan berikutnya datang dari sektor konektivitas digital. Pada 17 April 2026, Pemprov Sulbar menerima apresiasi Konektivitas Digital dari detikcom bersama BAKTI Kementerian Komunikasi dan Digital.
Tak hanya diberikan kepada pemerintah provinsi, penghargaan juga diterima Gubernur Suhardi Duka secara personal. Pada 24 Mei 2026, SDK menerima penghargaan Best Governor in Human Capital Transformation & Sustainable 2026 dari Business Asia Indonesia.
Di bidang ketenagakerjaan, Sulbar meraih penghargaan sebagai Provinsi Terbaik I Penurunan Tingkat Pengangguran Regional Sulawesi 2026 dari Kementerian Dalam Negeri pada 29 Mei 2026.
Capaian lainnya datang dari sektor reformasi hukum. Pada 19 Agustus 2026, Sulbar memperoleh Predikat Istimewa Penilaian Indeks Reformasi Hukum Tahun 2026 dari Kementerian Hukum.
Terbaru, sehari menjelang pernyataan capaian tersebut disampaikan, Sulbar meraih Provinsi Terbaik II Kategori Implementasi 3 Juta Rumah dalam Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi Batch II dari Kementerian Dalam Negeri pada 18 September 2026.
Deretan penghargaan tersebut mencakup berbagai bidang yang menjadi bagian dari agenda pembangunan Sulbar, mulai dari kesehatan, pengendalian inflasi dan digitalisasi hingga pengurangan pengangguran, reformasi hukum serta penyediaan perumahan.
Ridwan mengatakan capaian tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat kinerja pelayanan dan pembangunan di Sulbar.
Ia menyebut penghargaan yang diterima bukan menjadi tujuan akhir, melainkan bagian dari evaluasi atas program yang telah dijalankan pemerintah daerah.
Di usia ke-22, Pemprov Sulbar berharap capaian tersebut dapat menjadi pemacu bagi seluruh OPD untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadirkan program yang berdampak bagi masyarakat.
“Di usianya yang ke-22 tahun, Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, provinsi ke-33 di Indonesia ini kian menunjukkan peningkatan kualitas dan daya saing yang diperhitungkan di tingkat nasional,” kata Ridwan.(*)






