5 Tahun Hanya Diberi Harapan, Warga Tammejarra Jatuhkan Pilihan ke Tina-Ado

  • Whatsapp
Suasana kampanye terbatas Paslon nomor urut 1 Tina-Ado.(Dok:Ist)

Mamuju- editorial9 – Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, kembali menggelar kampanye terbatas yang di hadiri Sitti Sutinah Suhardi di Dusun Balanipa Baru, Desa Tammejarra, Kecamatan Tommo, Senin 16/11/20.

Dalam kampanye tersebut Sitti Sutinah Suhardi mendengar sejumlah keluhan masyarakat yang selama ini terjadi di Desa Tammejarra.

Bacaan Lainnya

Salah seorang Tokoh masyarakat Desa Tammejarra, Syarifuddin mengatakan dengan kedatangan Sutinah Suhardi di daerahnya mudah-mudah menjadi berkah dan akhir dari janji-janji yang tak kunjung di realisasikan.

“Saya terus terang, dulu saya sama Habsi tapi harapan-harapan yang diberikan selama 5 tahun itu tidak ada sama sekali,” ucap Syarifuddin.

Oleh karena itu, dirinya berharap harapan warga Desa Tammejarra tersebut, nantinya dapat direalisasikan oleh Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1 Tina-Ado.

Selain itu Andi Samad, yang juga merupakan Tokoh Masyarakat setempat mengungkapkan,visi misi Paslon Tina-Ado itulah yang di butuhkan masyarakat di Tammejarra. Masyarakat setempat yang merupakan Petani sangat yakin bahwa apa yang menjadi janji Paslon Nomor urut 1 pasti terpenuhi.

“Kalau anaknya SDK pasti terpenuhi karena buah yang jatuh tak jauh dari pohonnya,”ungkapnya.

Yang lebih menarik,Andi Samad memanggil Sutinah Suhardi sebagai Bupati bukan lagi calon. Karena menurutnya ini pernah dilakukan sama Habsi Wahid waktu masih calon pada periode pertama.

“Karena saya melihat waktu itu yang berada di belakangnya adalah SDK. SDK memang haru menjadi Tokoh panutan,”ujarnya.

Sementara itu, Tokoh pemuda M Nakir meminta kepada Sutinah Suhardi agar dapat memberikan perhatian khusus setelah nantinya menjadi Bupati Mamuju.

Menaggapi pernyataan warga tersebut, Cabup nomor urut 1 Sitti Sutinah Suhardi (Tina), mengaku kegiatan yang dilakukan pemuda selama itu positif pihaknya pasti akan memberikan dukungan dan akan di siapkan sarana dan prasarana.

“Pemuda yang berpotensi di bidang olahraga harus diperbaiki dulu strukturnya bidang olahraga apa saja yang diminati. Sehingga ketika ada event olahraga baik tingkat kabupaten maupun provinsi dapat di isi oleh kabupaten Mamuju,” tutur Tina.(Zal/MP)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *