POLMAN, editorial9.com – Sebanyak 85 perahu sandeq dipastikan ambil bagian dalam Sandeq Silumba 2026. Peserta dari Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dan Majene itu akan berlaga dalam lomba yang digelar pada 26-27 September 2026.
Sekretaris Panitia Sandeq Silumba 2026, Danawir, mengatakan jumlah peserta tersebut merupakan hasil rekapitulasi formulir pendaftaran yang telah dikembalikan hingga batas waktu yang ditentukan.
Pendaftaran peserta dibuka pada 5 Agustus 2026 dan ditutup pada 10 Agustus 2026 pukul 00.00 Wita. Setelah batas waktu tersebut, panitia menetapkan daftar peserta secara resmi.
“Dari hasil pendaftaran, perahu dari Polman sebanyak 27 sandeq, sementara dari Majene sebanyak 58 sandeq. Jadi totalnya 85 sandeq,” kata Danawir, Selasa (11/8/2026).
Pelaksanaan Sandeq Silumba 2026 yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) akan berlangsung dalam dua etape.
Etape pertama mengambil rute dari Pantai Banua, Kecamatan Sendana, menuju Pantai Pamboang, Kabupaten Majene. Selanjutnya, etape kedua berlangsung dari Pantai Pamboang menuju Pantai Bahari Polewali Mandar.
Usai pendaftaran ditutup, panitia kini mengalihkan fokus pada pemantapan teknis perlombaan. Panitia juga akan kembali mengecek kesiapan seluruh perahu yang telah terdaftar.
“Untuk saat ini, persiapan panitia pelaksana adalah membicarakan tentang teknis lomba, persiapan untuk peninjauan lapangan kembali, kemudian membahas kesiapan 85 perahu itu,” ujarnya.
Menurut Danawir, pengecekan diperlukan untuk memastikan seluruh peserta benar-benar siap mengikuti perlombaan sesuai jadwal.
“Yang paling penting karena pendaftaran peserta sudah berakhir di tanggal 10 Agustus, panitia kembali mengecek kondisi seperti apa kesiapan para peserta,” ungkapnya.
Selain peserta, panitia juga mematangkan kesiapan lintasan perlombaan. Tim yang bertanggung jawab pada sektor laut akan kembali melakukan peninjauan di sepanjang jalur lomba.
Peninjauan tersebut, mencakup lokasi etape pertama di Pantai Banua Sendana, Pantai Pamboang yang menjadi titik antara sekaligus lokasi etape kedua, hingga Pantai Bahari Polewali Mandar sebagai garis akhir perlombaan.
Panitia juga akan memastikan lintasan dalam kondisi aman dan steril saat lomba berlangsung.
“Yang paling utama adalah kesiapan teknis lomba, kemudian yang kedua adalah kesiapan para peserta untuk melaksanakan event Sandeq Silumba,” tuturnya.
Dengan 85 sandeq yang telah terdaftar, panitia kini fokus memastikan seluruh aspek perlombaan, mulai dari kesiapan peserta, lintasan hingga teknis pelaksanaan, agar Sandeq Silumba 2026 berjalan aman dan lancar.(*)






