Polman – editorial9 – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) Kabupaten Polman, melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Andi Depu, Kelurahan Pekkabata, Polewali, Selasa, 01/12/20.
Aksi yang dipimpin oleh Korlap, Abd. Azis, itu digelar dalam rangka menolak rencana kedatangan Imam Besar FPI, Rizieq Shihab (Habib Rizieq), di Bumi Tipalayo.
Abd.Azis, dalam orasinya mengatakan, bahwa sehubungan dengan kondisi dan situasi nasional hari ini, pihaknya menilai gerakan organisasi FPI dan statement Habib Rizieq Shihab selalu menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat.
“Kami menganggap, bertentangan dengan prinsip dasar islam secara universal yakni sebagai pembawa dan penebar rahmat, kasih sayang dan adat yang baik bagi ummat islam dan seluruh alam, mereka lebih sering menghina, mengacau, menghujat, dan mengancam keutuhan dalam berbangsa dan bernegara,” ucap Abd.Azis.
Untuk mengantisipasi hadirnya Front FPl di Kabupaten Polman, yang dinilai akan melahirkan perpecah belahan ummat beragama di masyarakat, pihaknya pun mengajak pada seluruh elemen, agar tidak terprovokasi dengan isu, yang berkembang saat ini dan tetap menjaga tali persatuan dan kesatuan bangsa.
“Ceramah dari RS, sama sekali tidak mencerminkan sebagai Habib. Kami akan tetap turun aksi sampai kapanpun selama RS melakukan ceramah-ceramah, yang memprovokasi ummat.” tutupnya.
Berikut 3 point tuntutan AMPB :
1. Menolak keras paham radikalisme
2. Menolak pemecah belah bangsa
3. Menolak kehadiran FPI di tanah Mandar.(*/MP)






