Polman – editorial 9 – Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar (ABM) memantau pembangunan ruas jalan Mapilli-Piriang, di Desa Batu Panga Daala, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Senin, 30/11/20.
Kegiatan tersebut, dihadiri Kadis PU, Aksan, Kaban Balitbang, Jamil Barambangi, Kadis Perkebunan, Abd. Waris Bestari, Kepala UKPBJ, Hamdani, Kabid Bappeda, Yohanis Piterson, tenaga ahli Gubernur Sulbar, M Danial.
Komisaris Utama PT Bangun Sarana Nusantara, sebagai penanggung jawab tehknis atas pembangunan infrastruktur jalan tersebut, Beny, mengaku optimis menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditentukan, yaitu 22 Desember kesepian
“Ini baru 33 hari kami bekerja dan sudah hampir selesai semuanya, semuanya mencapai 3,6 Kilomemter untuk tahap ini,” ungkap Beny.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas PUPR Sulbar Muh. Aksan, mengatakan, anggaran yang digunakan merupakan bantuan pinjaman dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), dan harus dituntaskan tahun ini.
“Pekerjaan 60 hari dan ini sudah sangat cepat, sudah selesai 95 persen pengaspalan,” tandas Aksan.
Sementara itu, Gubernur Sulbar, ABM, menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen bekerja secara bersama guna membangun Provinsi Sulawesi Barat.
“Kalau kita mau maju jalan harus bagus. Ekonomi masyarakat bagus. Tahun ini, 3,6 kilometer dikerjakan, nanti tahun depannya lagi dikerjakan sampai 15 kilometer,” jelas ABM.
Selain itu, ia juga membeberkan bahwa panjang ruas jalan Mapilli-Piriang, mencapai 4 kilometer lebih dan kondisi 2019 sudah 20 kilometer kondisi baik.
“Tahun ini, kembali dikerjakan sepanjang 3,6 kilometer dengan menyerap anggaran sebesar Rp.11 miliar lebih,” bebernya.
Mantan Bupati Polman Dua periode itu, juga menuturkan, sebagai komitmen pemerintah dalam menuntaskan konektivitas di Sulbar, akan dituntaskan beberapa pengerjaan ruas jalan termasuk di beberapa titik jalan, seperti Jalan Matangga-Keppe dan Salutambung Kalumpang.
” Kita ingin jalan Sulbar terkoneksi sampai ke Luwu dan Tana Toraja,” tutupnya.(Farid/MP)






